TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 250 warga di Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang pada Sabtu 24 Januari 2026 yang masih terjebak banjir.
Camat Jayanti, Yandri Permana mengatakan, banjir di wilayahnya masih merendam sebanyak empat desa, di antaranya, Desa Jayanti, Pasir Gintung, Cikande dan Pasir Muncang.
"Hari ini ada kenaikan debit air dari sungai Cidurian, sehingga banjir yang tadinya ada di 10 titik, sekarang menjadi 11 titik, penambahan di Kampung Candelekan, Desa Cikande, kurang lebih ada 250 jiwa terdampak," ujar Yandri.
Yandri mengungkapkan, jumlah warga terdampak banjir di Kecamatan Jayanti saat ini mencapai 3.300 jiwa. Mayoritas warga terdampak telah mengungsi.
"Ada 1.400 keluarga terdampak, total jiwanya 3.300 jiwa," ungkapnya.
Yandri menuturkan, sebanyak 88 kepala keluarga (KK) di dua kampung Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang yang terisolir.
"Ada di kampung Parung Ceuri dan Lebak Gedong," tuturnya.
Yandri menjelaskan, dua kampung itu terisolasi dikarenakan arus air dari Sungai Cidurian yang menggenang daerah tersebut cukup deras, sehingga sulit untuk melakukan evakuasi dengan menggunakan perahu karet.
"Untuk evakuasi, butuh perahu karet yang bermesin, karena kalau pakai perahu karet yang dayung tidak bakal bisa, karena memang kondisi arus sungai Ciduriannya sangat deras," jelasnya.
Oleh karena itu, kata Yandri, pihaknya telah berkoordinasi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk mengirimkan bantuan berupa perahu bermesin.
"Kami sudah berkoordinasi dengan dengan TNI supaya mereka bisa mengirimkan bantuan berupa perahu bermesin untuk mengevakuasi warga yang masih terjebak," tutupnya.