Connect With Us

Evakuasi Korban Banjir Terkendala Perlengkapan, Wabup Tangerang Instruksikan Tambah Perahu

Muhamad Yusri Hidayat | Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:20

Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah saat meninjau lokasi banjir di Perumahan Taman CIkande, Jayanti, Sabtu 24 Januari 2026. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menambah unit perahu karet guna mempercepat penanganan evakuasi warga yang terdampak banjir. 

‎Intan menegaskan, penambahan unit perahu itu dilakukan untuk mempermudah evakuasi korban banjir yang hendak diungsikan.

‎"Saya sudah menginstruksikan Kepala BPBD untuk mempersiapkan perahu di beberapa titik kecamatan yang memang selalu langganan banjir karena sekarang kita mau evakuasi agak susah karena kekurangan perahu," ujar Intan di lokasi banjir Perumahan Taman Cikande, Kecamatan Jayanti, pada Sabtu 24 Januari 2026.

‎Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Achmad Taufik mengakui pihaknya mengalami keterbatasan sarana prasarana kebencanaan untuk mengatasi banjir yang meluas di 24 kecamatan. 

‎"Yang ada di kami juga memang kekurangan karena titik banjir sangat luas sekali sekarang ini," kata Taufik.

Pihaknya telah meminta bantuan perlengkapan kebencanaan ke Pemerintah Provinsi Banten. Namun permohonan itu terhambat karena adanya keterbatasan jumlah unit perahu yang telah tersebar ke sejumlah kota/kabupaten lain di Banten yang juga terdampak banjir.

‎"Memang beberapa daerah di Banten itu juga lebih parah dari Tangerang. Malah ada longsor, ada banjir ketinggian juga lumayan," jelasnya.

‎Meski begitu, pihaknya akan tetap mengusahakan penambahan unit perahu untuk dipersiapkan ke sejumlah titik banjir di Kabupaten Tangerang.

‎"Perahu mudah-mudahan dalam waktu dekat sekitar 3 sampai 5 perahu," bebernya.

‎Selain itu, kata Taufik, pihaknya masih menunggu Surat Keputusan (SK) Bupati Tangerang terkait Status Tanggap Darurat Bencana atas situasi banjir yang semakin meluas.

‎Menurutnya, jika status tanggap darurat bencana itu telah ditetapkan, maka Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 sebesar Rp44 miliar yang telah dialokasikan sebagai dana darurat itu, dapat diserap untuk mendukung penanganan banjir.

‎"Sudah kami buatkan SK-nya, tapi kan prosesnya melalui bagian hukum untuk ditanda tangani oleh Pak Bupati," tutupnya.

KOTA TANGERANG
Sabtu Ini Curah Hujan Menurun, BMKG Klaim Hasil dari Modifikasi Cuaca

Sabtu Ini Curah Hujan Menurun, BMKG Klaim Hasil dari Modifikasi Cuaca

Sabtu, 24 Januari 2026 | 22:45

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa operasi modifikasi cuaca (OMC) yang dilakukan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) berdampak pada penurunan intensitas curah hujan.

TEKNO
Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Selasa, 20 Januari 2026 | 16:13

Kasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.

KAB. TANGERANG
Evakuasi Korban Banjir Terkendala Perlengkapan, Wabup Tangerang Instruksikan Tambah Perahu

Evakuasi Korban Banjir Terkendala Perlengkapan, Wabup Tangerang Instruksikan Tambah Perahu

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:20

Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menambah unit perahu karet guna mempercepat penanganan evakuasi warga yang terdampak banjir.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill