Connect With Us

Agar Mudik Tenang, Tips Pastikan Listrik Rumah Tetap Aman Saat Ditinggal

Fahrul Dwi Putra | Senin, 16 Maret 2026 | 18:04

Ilustrasi pelanggan sedang mencabut peralatan elektronik dari stop kontak sebagai langkah mencegah aliran listrik yang tidak diperlukan serta menghindari potensi gangguan listrik selama mudik Idulfitri 1447 H. (@TangerangNews / Fahrul Dwi Putra)

TANGERANGNEWS.com- Menjelang arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) mengingatkan pelanggan agar memastikan kondisi kelistrikan di rumah tetap aman sebelum berangkat ke kampung halaman. 

Imbauan ini disampaikan agar rumah yang ditinggalkan dalam keadaan kosong tetap terjaga dari risiko gangguan listrik maupun potensi korsleting.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Trianto mengatakan, pemeriksaan instalasi listrik dan peralatan elektronik perlu dilakukan sebelum mudik agar pelanggan bisa bepergian dengan lebih tenang.

“Mudik adalah momen yang dinanti banyak keluarga. Sebelum berangkat, pastikan rumah yang ditinggalkan dalam kondisi aman, termasuk instalasi listrik dan peralatan elektronik. Dengan begitu, pelanggan bisa bersilaturahmi dengan lebih tenang tanpa rasa khawatir,” ujar Gregorius.

Menurutnya, langkah antisipasi ini penting untuk menghindari potensi korsleting atau gangguan lain yang bisa terjadi ketika rumah ditinggalkan dalam waktu cukup lama selama masa mudik.

Sebagai bentuk edukasi kepada pelanggan, PLN membagikan sejumlah langkah sederhana yang bisa dilakukan agar listrik di rumah tetap aman selama ditinggal ke kampung halaman.

Pertama, pelanggan diminta memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi baik dan aman sebelum berangkat. 

Pemeriksaan ini penting untuk menghindari adanya kabel, sambungan, atau komponen listrik yang berpotensi menimbulkan gangguan saat rumah kosong.

Kedua, PLN mengimbau agar seluruh peralatan elektronik yang tidak digunakan dicabut dari stop kontak. Hal ini dilakukan untuk mencegah aliran listrik yang tidak diperlukan sekaligus meminimalkan risiko gangguan kelistrikan.

Ketiga, pelanggan disarankan menyalakan lampu penerangan seperlunya, seperti di area teras atau halaman rumah. 

Lampu ini dinilai dapat membantu menjaga keamanan rumah yang ditinggalkan. Jika memungkinkan, penggunaan sensor penerangan juga dianjurkan agar konsumsi listrik lebih efisien.

Keempat, bagi pelanggan listrik pascabayar, PLN mengingatkan agar tagihan listrik dibayar sebelum jatuh tempo. 

Hal ini dilakukan agar pelanggan terhindar dari denda maupun risiko pemutusan aliran listrik saat rumah sedang ditinggalkan.

Kelima, untuk pelanggan listrik prabayar, PLN meminta agar token listrik diisi dalam jumlah cukup sebelum mudik.

Tujuannya agar lampu penerangan rumah tetap menyala selama ditinggal dan alarm pada kWh meter tidak berbunyi saat saldo listrik habis.

Selain itu, PLN juga menyebut pelanggan bisa melakukan penambahan daya apabila kebutuhan listrik di kampung halaman meningkat selama momen Lebaran.

Tak hanya itu, pelanggan juga diimbau memanfaatkan aplikasi PLN Mobile untuk mempermudah berbagai kebutuhan layanan kelistrikan sebelum maupun selama perjalanan mudik.

Lewat aplikasi tersebut, pelanggan dapat membeli token listrik, membayar tagihan, mengajukan pasang baru, melakukan tambah daya, hingga menyampaikan laporan gangguan listrik secara lebih praktis.

"Jika terdapat gangguan atau keluhan kelistrikan, cukup laporkan melalui aplikasi, dan petugas PLN akan segera menindaklanjuti," tutup Gregorius.

TEKNO
Baterai Bekas Jangan Dibuang Sembarangan, AZKO Ajak Masyarakat Kelola Limbah Elektronik

Baterai Bekas Jangan Dibuang Sembarangan, AZKO Ajak Masyarakat Kelola Limbah Elektronik

Jumat, 21 Agustus 2026 | 15:46

Baterai menjadi salah satu benda yang digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Mulai dari remote, jam, mouse, senter hingga mainan, berbagai perangkat membutuhkan baterai agar dapat berfungsi.

BANTEN
Hasil CGK di Banten: Masalah Gigi Berlubang dan Mata Rabun Paling Banyak Diderita Anak-anak

Hasil CGK di Banten: Masalah Gigi Berlubang dan Mata Rabun Paling Banyak Diderita Anak-anak

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:24

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten mencatat sebanyak 5.969.889 warganya telah memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

TANGSEL
Kebakaran Ruko di Serpong Sebabkan Kerugian Rp1,2 Miliar

Kebakaran Ruko di Serpong Sebabkan Kerugian Rp1,2 Miliar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:00

Sebuah ruko yang dijadikan bisnis laundry di Jalan Lengkong Karya, RT 001/001, Kelurahan Lengkong Karya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), ludes terbakar pada Kamis 20 Agustus 2026, dini hari

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill