TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten mencatat sebanyak 5.969.889 warganya telah memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Jumah tersebut sekitar sebesar 46 persen dari total penduduk Banten yang mencapai 13 juta jiwa.
Kepala Dinkes Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti menjelaskan ada beragam masalah kesehatan yang ditemukan dari hasil CKG. Pada anak-anak didominasi oleh karies gigi atau gigi berlubang dan penyakit mata atau rabun.
"Rata-rata itu anak usia di bawah 15 tahun. Kalau di atas 15 tahun paling banyak hipertensi dan diabetes," terangnya, Jumat 21 Agustus 2026.
Selain itu, Ati menyebut, tuberkulosis (TBC) juga merupakan penyakit yang menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Dinkes Banten tengah memperluas skrining TBC melalui program CKG.
Berdasarkan hasil skrining TBC hingga 19 Agustus 2026, Dinkes Banten telah menemukan sekitar 63 persen atau sekitar 30.450 dari target yang ditetapkan oleh pemerintah pusat yakni, 50.750 kasus.
Untuk memperluas jangkauan penemuan kasus TBC, pihaknya menggunakan teknologi rontgen portabel melalui ponsel, untuk mempermudah pencarian kasus TBC di Banten.
"Ya karena ini sudah uji coba semuanya tahapan uji coba 99,99% ini semua akurasinya tercapai. Jika ada keraguan kami tetap konsultasi ke dokter spesialis radiologi itu," katanya.