Connect With Us

Amud Dorong Kolaborasi Atasi Sampah Liar di Kabupaten Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 4 Oktober 2026 | 14:27

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhammad Amud dalam kegiatan kerja bakti gotong royong bersama di kawasan Lippo Karawaci, Sabtu 3 Oktober 2026. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

‎TANGERANGNEWS.com-Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhammad Amud mendorong pemerintah daerah memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan sektor swasta untuk mengatasi persoalan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.

Menurut Amud, penanganan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah daerah. Diperlukan keterlibatan berbagai pihak untuk mengawasi titik-titik yang kerap dijadikan lokasi pembuangan sampah liar.

‎“Pemerintah daerah itu harus kolaborasi dengan stakeholder dan pihak swasta untuk menangani masalah persampahan dan kebersihan lingkungan. Karena tanpa kolaborasi akan sulit menjaga lingkungan tetap bersih,” ujarnya, Sabtu 3 Oktober 2026.

‎

‎Amud menilai keterbatasan personel membuat pemerintah tidak dapat memantau seluruh wilayah secara maksimal. Karena itu, pengawasan harus dilakukan secara bersama-sama, baik oleh masyarakat maupun pihak yang berada di sekitar kawasan.

‎Ia mengatakan DPRD menjalankan fungsi pengawasan dari sisi kebijakan, sedangkan pemantauan di lapangan menjadi tugas pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup dan perangkat daerah terkait.

‎“Untuk memonitor kawasan yang bukan tempat pembuangan sampah tetapi justru digunakan masyarakat untuk membuang sampah, harus ada pengawasan yang ketat dari pemerintah daerah,” katanya.

‎Selain pengawasan, Amud juga mendorong pemerintah menyediakan lokasi pembuangan sampah yang mudah diakses masyarakat, terutama dengan memanfaatkan lahan milik pemerintah.

‎Menurutnya, langkah tersebut dapat mencegah jalan dan ruang publik kembali dijadikan lokasi pembuangan sampah liar.

‎Dalam kesempatan itu, Amud turut mengapresiasi kegiatan gotong royong yang melibatkan sekitar 400 warga dari empat kelurahan dan tiga kecamatan di kawasan Lippo Karawaci.

‎Ia menilai keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi sarana membangun kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan lingkungan.

‎“Ini luar biasa. Mudah-mudahan menjadi contoh bagi kawasan perumahan lainnya,” ujarnya.

‎Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Banten Muhammad Faizal mengungkapkan terdapat empat titik yang menjadi sasaran kegiatan pembersihan, yakni kawasan Bencongan Indah sekitar Masjid Lippo Karawaci, Jalan Raya Kelapa Dua, kawasan Danau Kelapa Dua, serta wilayah Kelurahan Binong-Pasar.

‎Menurut Faizal, sejumlah lokasi tersebut masih kerap dijadikan tempat pembuangan sampah sembarangan oleh warga.

‎“Di pinggir jalan masih banyak masyarakat yang membuang sampah sembarangan, bahkan ada yang menggunakan badan jalan untuk berdagang. Ini yang harus kita benahi bersama,” ujarnya.

‎Ia berharap kawasan yang telah dibersihkan dapat ditata dan dihijaukan agar tidak kembali menjadi titik pembuangan sampah liar.

‎Faizal juga mendorong penanaman pohon bougenville di sejumlah titik sebagai upaya mempercantik kawasan sekaligus mencegah masyarakat membuang sampah sembarangan.

‎“Setelah bersih, saya berharap kawasan ini ditanami pohon bougenville supaya lebih indah dan tidak kembali dijadikan tempat pembuangan sampah,” pungkasnya.

HIBURAN
Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Senin, 12 Oktober 2026 | 14:52

Batik Indra Loka memperkenalkan 30 koleksi busana siap pakai (ready-to-wear) melalui Saun Tara Collection Premiere di Pendopo, Living World Alam Sutera, Tangerang.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

KAB. TANGERANG
Diduga Epilepsi Kambuh saat Mandi, Pemuda Tanjung Burung Hilang Tenggelam di Sungai Cisadane

Diduga Epilepsi Kambuh saat Mandi, Pemuda Tanjung Burung Hilang Tenggelam di Sungai Cisadane

Senin, 12 Oktober 2026 | 14:59

Seorang pemuda bernama Sudirman, 20, dilaporkan tenggelam di Sungai Cisadane, Desa Tanjung Burung, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, pada Minggu 11 Oktober 2026 malam.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill