Jumat, 14 Agustus 2026

Ini Tampang Pembunuh dan Pemerkosa di Jurumudi, Ngaku Mabuk dan Sudah Siapkan Sabuk untuk Ikat Korban

KF, pelaku pembunuh dan pemerkosa wanita muda di Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang.(@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya berhasil meringkus pelaku pembunuhan dan pemerkosaan terhadap seorang wanita muda berinisial SNA, 21, di sebuah rumah kontrakan kawasan Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang.

Pelaku yang merupakan tetangga korban berinisial KF diamankan dalam kurun waktu kurang dari 12 jam setelah kejadian tragis yang berlangsung pada Selasa, 11 Agustus 2026.

Sebelum terungkap, pelaku sempat berpura-pura tidak tahu kejadian dan mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah korban ditemukan tewas, bahkan sempat memberikan keterangan kepada polisi. Namun, kedok tersebut berhasil dibongkar penyidik.

Berdasarkan rekaman video interogasi kepolisian yang beredar di media sosial, KF membeberkan detik-detik aksi sadis yang dilakukannya.

Sebelum melancarkan aksinya, KF mengaku sempat menenggak minuman beralkohol jenis anggur merah sebanyak tiga botol bersama seorang temannya saat malam kejadian.

 "Aku mabuk, Pak. Minum anggur merah. Berdua sama teman, minum tiga botol," katanya, dikutip Kamis 13 Agustus 2026.

Setelah selesai minum dan berniat keluar mencari makan, KF melihat pacar korban keluar dari kontrakan.

Mengetahui kamar korban sedang kosong, niat jahatnya pun muncul. Ia lantas kembali dan mendapati pintu kamar korban tidak dikunci. "Aku cek dia punya pintu, terus enggak dikuci, aku terus masuk," lanjutnya.

KF mengaku sudah menyiapkan ikat pinggang atau gesper yang dibawanya sejak awal dengan tujuan untuk mengikat tangan korban.

Saat ia masuk ke dalam kamar, korban yang sedang tidur mendadak terbangun dan berteriak. Karena panik ketahuan, KF langsung menyerang korban dan nekat melilit serta menjerat leher korban menggunakan gesper yang dibawanya.

"Terus aku lari, aku ikat lehernya. Dia lemas, Pak," ujar KF saat menjelaskan detik-detik ia mencekik korban hingga lemas.

Setelah korban tak sadarkan diri, KF lalu menyetubuhi korban. Namun ia mengaku tidak mengetahui apakah korban masih hidup atau sudah tewas.

Usai melancarkan aksi bejatnya, pelaku kembali memakaikan kembali celana korban dan menaruhnya kembali ke atas kasur, sebelum akhirnya meninggalkan lokasi kejadian.

Kini, KF harus mendekam di tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Tags Berita Kota Tangerang Kecamatan Benda Kota Tangerang Kriminal Tangerang Pembunuhan Tangerang Pemerkosaan Tangerang Polsek Benda