Selasa, 13 Januari 2026

30 Rumah di Tigaraksa Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Cimanceuri

Banjir setinggi 1 meter akibat luapan Sungai Cimanceuri di Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, pada Selasa 13 Januari 2026.(@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 30 rumah di Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang terendam banjir akibat luapan Sungai Cimanceuri, pada Selasa 13 Januari 2026.

‎Berdasarkan pantauan Tangerangnews di lokasi, ketinggian air mencapai sepinggang orang dewasa atau sekitar 1 meter. 

Masyarakat yang terdampak sudah mulai mengevakuasi barang-barangnya seperti, pakaian, kendaraan, surat-surat, dan alat elektronik. 

‎Camat Tigaraksa Cucu Abdurrosyied mengatakan, ketinggian air pada banjir di Desa Marga Sari ini variatif antara 20 sentimeter hingga 100 sentimeter. 

Banjir tersebut terjadi karena luapan Sungai Cimanceuri yang hulunya terletak di Kabupaten Bogor. 

‎"Jadi kalau di Parung (Bogor) hujan, di kita ikut kena dampaknya, akibat airnya mengalir sampai sini. Kalau hujan lokal mah sehari dua hari juga tidak ngaruh," jelas Cucu. 

‎Air mulai naik sejak Subuh. Akibat dari luapan sungai tersebut, sebanyak 30 rumah terendam banjir. 

‎Sementara itu, salah satu warga yang terdampak banjir cukup dalam, Suhendi mengatakan, banjir yang menimpa dirinya sudah terjadi cukup lama. 

‎"Sudah dari tahun 1990 banjir terjadi di sini," ucapnya. 

‎Ia menuturkan, rumahnya memang menjadi tempat langganan banjir. Dalam setahun banjir bisa terjadi lebih dari sekali.  "Setahun tuh bisa tiga kali," tuturnya. 

‎Suhendi berharap pemerintah dapat menormalisasi Sungai Cimanceuri dan juga dapat merelokasi rumahnya ke tempat yang tidak terdampak banjir.

Tags Banjir Tangerang Berita Kabupaten Tangerang Kabupaten Tangerang Kecamatan Tigaraksa Korban Banjir