Connect With Us

Dulu Rusak dan Kebanjiran, Akses Jalan Industri di Jatiuwung Kini Mulus Dibeton Pemprov Banten

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 11 Januari 2026 | 11:21

Gubernur Banten Andra Soni saat meresmikan Jalan Kopi di Jatiuwung, Kota Tangerang usai perbaikan, Sabtu 10 Januari 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Warga Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang kini dapat bernapas lega. Jalan Kopi yang selama bertahun-tahun rusak, kini telah berubah menjadi jalan beton yang kokoh.

Diresmikan langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni, Sabtu 10 Januari 2026, perbaikan jalan ini menandai berakhirnya masa sulit warga saat melintasi jalur utama menuju Kawasan Industri Jatake tersebut.

 

Kerap Kebanjiran dan Menyusahkan Warga

Sebelum perbaikan dilakukan, Jalan Kopi dikenal sebagai jalur yang menantang. Kerusakan parah pada permukaan aspal diperburuk dengan sistem drainase yang kurang optimal, membuat jalan ini kerap terendam banjir saat hujan turun.

Ketua RW 004, Yopi Sudrajat, mengenang bagaimana kondisi tersebut menghambat aktivitas pendidikan dan ekonomi.

"Dulu kondisinya rusak parah. Anak-anak sekolah sering harus melepas sepatu agar tidak basah saat melintas," kata Yopi.

Tidak hanya bagi pelajar, para pekerja industri yang menggantungkan hidup di kawasan Jatake pun harus bertaruh dengan keselamatan dan ketepatan waktu akibat jalan yang sulit dilalui.

"Kami bersyukur sekarang aksesnya sudah jauh lebih layak untuk warga dan pekerja industri," katanya.

 

Dibeton untuk Daya Tahan Tinggi

Mempertimbangkan tingginya volume kendaraan, terutama kendaraan beban berat di kawasan industri, Pemerintah Provinsi Banten melalui program "Bangun Jalan Desa Sejahtera" (Bang Andra) memperbaiki jalan ini dengan konstruksi beton.

Pilihan ini diambil agar jalan memiliki usia pakai yang lebih lama dan tahan terhadap tekanan beban serta cuaca ekstrem.

Gubernur Banten Andra Soni menjelaskan bahwa pembangunan ini merupakan respon atas ketertinggalan infrastruktur di wilayah strategis tersebut.

"Pasir Jaya punya aktivitas industri yang tinggi. Percepatan pembangunan di titik ini sangat vital untuk menunjang mobilitas warga dan ekonomi," ujarnya.

 

Sinergi Antisipasi Banjir

Transformasi jalan ini juga diikuti dengan komitmen penanganan air. Menyadari bahwa musuh utama jalan beton adalah genangan yang terus-menerus, Pemerintah Kota Tangerang bergerak cepat menyiapkan dukungan teknis.

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan menegaskan bahwa pihaknya telah menyiagakan mesin penyedot air dan mengalokasikan anggaran khusus tahun 2026 untuk penanggulangan banjir di sekitar wilayah tersebut.

"Untuk memastikan jalan yang sudah bagus tidak kembali rusak akibat air yang meluap," katanya.

OPINI
Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Senin, 12 Januari 2026 | 20:30

Kemiskinan tidak pernah benar-benar netral. Ia punya wajah, dan sering kali wajah itu adalah perempuan. Ketika kemiskinan terjadi, perempuan biasanya menjadi pihak yang paling dulu mengalah, paling lama bertahan, dan paling sedikit didengar.

TANGSEL
Bukan Buang Sampah, Benyamin Tegaskan Kerja Sama dengan Pihak Ketiga Fokus Pengolahan

Bukan Buang Sampah, Benyamin Tegaskan Kerja Sama dengan Pihak Ketiga Fokus Pengolahan

Senin, 12 Januari 2026 | 21:37

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menegaskan bahwa rencana kerja sama soal sampah dengan pihak ketiga bukan pembuangan, melainkan skema pengolahan sampah modern yang berfokus pada pengurangan residu.

KOTA TANGERANG
Alun-alun Ahmad Yani Kota Tangerang Bakal Direvitalisasi Tahun Ini, Adaptasi Konsep Alun-alun Sempur Bogor

Alun-alun Ahmad Yani Kota Tangerang Bakal Direvitalisasi Tahun Ini, Adaptasi Konsep Alun-alun Sempur Bogor

Senin, 12 Januari 2026 | 20:25

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan kembali merevitalisasi Alun-alun Ahmad Yani yanh ditargetkan rampung pada 2026.

TEKNO
Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI

Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI

Senin, 12 Januari 2026 | 11:20

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill