Selasa, 21 April 2026

Pemkot Tangerang Tertarik Adopsi Konsep Rumah Modular untuk Program Bedah Rumah

Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono saat menghadiri Soft Launching Modular Sample House di Perumahan Puri Megah, Cipondoh, Jumat 17 April 2026.(@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melirik inovasi konsep rumah modular yang dikenal murah, cepat, dan berkualitas dilirik untuk menjadi alternatif baru dalam menyukseskan program bedah rumah di Kota Tangerang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono saat menghadiri Soft Launching Modular Sample House di Perumahan Puri Megah, Cipondoh, Jumat 17 April 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

"Konsep rumah modular dapat menjadi salah satu solusi dalam menjawab kebutuhan hunian masyarakat yang terus berkembang," katanya.

Sebagai informasi, rumah modular merupakan sistem pembangunan rumah dengan metode prefabrikasi, di mana komponen bangunan seperti dinding, jendela, dan atap diproduksi terlebih dahulu di pabrik, kemudian dirakit di lokasi pembangunan.

Metode ini memungkinkan proses pembangunan berlangsung jauh lebih cepat dibandingkan metode konvensional, bahkan dapat selesai dalam waktu sekitar tiga hari (di luar pekerjaan fondasi).

Menurut Maryono, konsep rumah modular, khususnya untuk kebutuhan pascabencana, dinilai sangat relevan dan memiliki potensi untuk diterapkan lebih luas di berbagai daerah, termasuk Kota Tangerang.

“Untuk konsep rumah pasca bencana, saya rasa ini sudah cukup baik sekali. Mudah-mudahan bisa diterapkan di Indonesia, khususnya di Kota Tangerang,” ujarnya.

Melihat potensi tersebut, Maryono membuka peluang besar untuk mengadopsi teknologi ini ke dalam program daerah.

“Kita melihat rumah contoh di sebelah kita, mungkin bisa diterapkan pada program bedah rumah Pemkot Tangerang, bila memang anggarannya memungkinkan,” jelas Maryono di hadapan jajaran Kementerian PKP.

Maryono juga menjabarkan capaian program bedah rumah. Hingga tahun 2026, sebanyak 10.893 unit rumah telah berhasil direalisasikan melalui program bedah rumah untuk menghapus kawasan kampung kumuh.

Sementara itu, Direktur Penyiapan Lahan & PSU Kementerian PKP, Indra Gunawan, menyampaikan, rumah modular diharapkan dapat menjadi solusi penyediaan hunian yang lebih cepat dibangun dengan harga yang tetap terjangkau, khususnya untuk kebutuhan pascabencana.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, BNPB, dan pelaku industri agar konsep ini dapat diimplementasikan secara optimal tanpa mengurangi kualitas bangunan.

“Kami bersama BNPB menyambut baik konsep ini untuk mendukung target 5.000 unit rumah pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Harapannya, harga bisa ditekan sekitar 100 juta rupiah per unit, namun tetap dengan kualitas yang sesuai kondisi Indonesia,” ungkapnya.

 

Tags Bedah Rumah Tangerang Bedah rumah Tangerang Berita Kota Tangerang Hunian Tangerang Pemkot Tangerang