Connect With Us

Habiskan Rp13 Miliar, Begini Potret Hasil Penataan Rumah Nelayan Mauk yang Dulunya Kumuh

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 17 April 2026 | 08:00

Pemukiman hasil revitalisasi kampung nelayan di Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. (Instagram Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kampung nelayan di Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, yang dulunya kumuh berubah drastis menjadi permukiman asri dan nyaman.

Di atas lahan seluas 1,3 hektare, sebanyak 110 unit rumah nelayan yang dulunya tidak layak huni telah dibangun kembali melalui program kolaborasi strategis berbagai pihak.

Hasil revitalisasi ini menghadirkan standar hunian yang jauh lebih manusiawi. Bentuk rumah kini seragam dengan desain minimalis modern.

Dinding bangunan didominasi cat perpaduan warna biru muda yang cerah dan putih bersih, memberikan kesan lapang dan segar di tengah teriknya cuaca pesisir.

Bagian depan rumah juga ditambahkan kanopi agar kendaraan yang terpakir tidak terkena panas matahri.

Bagian atapnya menggunakan genteng berwarna oranye yang tertata rapi. Setiap unit rumah juga telah dilengkapi dengan ventilasi dan jendela yang cukup, menjamin sirkulasi udara dan pencahayaan alami yang baik.

Infrastruktur penunjang di area permukiman juga mengalami peningkatan signifikan. Akses jalan warga di depan rumah menggunakan paving blok yang rapi dan bersih.

Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, menjelaskan penataan pemukiman nelayan ini menghabiskan dana belasan miliar hasil patungan antara pemerintah daerah, organisasi Habitat for Humanity, koperasi, dan swadaya masyarakat.

"Habitat membangun 110 unit rumah, sementara Pemkab Tangerang menyiapkan infrastruktur dasar mulai dari jalan, drainase, air bersih, hingga sanitasi dan fasilitas umum. Total anggarannya Rp13 Miliar," jelasnya saat mendampingi Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Kampung Nelayan Tanjung Anom, Mauk, Kamis 16 April 2026.

Sementara Menko AHY menambahkan sebanyak 110 unit rumah ini dibangun di lahan seluas 1,5 hektare. "Masing-masing rumah luasnya 60 meter persegi," tuturnya. 

‎Adapun skema pembayaran rumah tersebut dirancang agar lebih ringan bagi masyarakat. Warga dapat mencicil sebesar Rp140 ribu per minggu selama kurang lebih empat tahun.

‎"Ada yang sudah punya warung dan sebagian sudah lunas, tetapi yang meringankan adalah masyarakat bisa nyicil pembayaran rumah ini pada Koperasi Mitra Dhuafa (Komida)," jelasnya.

Ia berharap kawasan ini tidak hanya berhenti pada penataan fisik rumah, tetapi juga pengembangan ekonomi.

"Kita ingin kawasan ini tidak hanya rapi, tetapi juga produktif. Ke depan akan dikembangkan pabrik es berbasis air laut (slurry ice), penguatan dermaga, hingga dukungan pemasaran hasil perikanan agar penghasilan nelayan lebih pasti," kata AHY.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

BISNIS
Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Minggu, 13 September 2026 | 06:38

Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill