Connect With Us

3 Generasi Tinggal di Rumah Tak Layak Huni, Nelayan Tanjung Kait Dapat Pasokan 10 Ribu Sak Semen

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:04

Nelayan di Desa Tanjung Kait, Kabupaten Tangerang akhirnya punya rumah nyaman setelah tiga generasi tinggal di rumah tak layak huni. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Bagi masyarakat pesisir Desa Tanjung Kait, Kabupaten Tangerang, deru angin laut dan pasang air bukan sekadar pemandangan, melainkan ancaman harian.

Selama tiga generasi, keluarga nelayan di wilayah ini bertahan hidup di rumah yang rapuh, dengan sanitasi terbatas dan bayang-bayang bencana yang mengintai setiap kali air laut naik.

Namun, sejarah panjang hunian tidak layak itu mulai menemui titik akhirnya. Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Habitat for Humanity Indonesia, dan dukungan material dari PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI), sebanyak 110 rumah sehat kini berdiri tegak di atas tanah pesisir tersebut.

Dalam proyek ini, SBI selaku anak usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), memasok lebih dari 10.000 sak semen untuk memastikan ketahanan struktur bangunan di area yang rawan terdampak pasang air laut.

 

Memutus Rantai Hunian Tidak Layak

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menjelaskan selama puluhan tahun, warga di kawasan Tanjung Kait berhadapan dengan masalah rumah tak layak huni, akibat faktor ekonomi dan kondisi geografis pesisir yang rentan.

"Sekarang para nelayan di sini bisa memiliki hunian yang sehat dan nyaman. Semoga ini merupakan awal dari pembangunan daerah pesisir yang kita harapkan," ungkapnya dalam acara serah terima bangunan baru-baru ini," tuturnya, Sabtu 14 Februari 2026.

Penyediaan 10.000 sak semen ini bukan sekadar bantuan material, melainkan upaya memperkuat aspek teknis bangunan di wilayah pesisir.

Direktur Utama SBI, Rizki Kresno Edhie Hambali, menjelaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menciptakan dampak sosial yang nyata.

"Hunian yang layak bukan hanya tentang membangun struktur fisik, tetapi membangun fondasi kehidupan yang lebih baik bagi keluarga dan generasi berikutnya," ujar Rizki.

Selain membangun fisik rumah, inisiatif ini diarahkan untuk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam menciptakan permukiman yang menjangkau masyarakat kecil di wilayah terpencil, struktur bangunan yang mampu menghadapi cuaca pesisir, serta memberikan rasa aman bagi warga untuk hidup lebih produktif.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANTEN
Kemarau Ekstrem, Pemprov Banten Kaji Penetapan Status Siaga Bencana Kekeringan

Kemarau Ekstrem, Pemprov Banten Kaji Penetapan Status Siaga Bencana Kekeringan

Selasa, 28 Juli 2026 | 19:41

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berencana menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan, menyusul banyaknya kebakaran dan kekurangan air bersih akibat fenomena El Nino Godzilla yang melanda wilayah tersebut.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

WISATA
Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46

Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill