Agar Tertata, PKL di Bantaran Sungai Cisadane Ditertibkan
Kamis, 2 April 2026 | 21:30
Tim gabungan dari Kecamatan Tangerang menggelar penertiban pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang bantaran Sungai Cisadane, Kamis, 2 April 2026.
TANGERANGNEWS.com-Aktivitas nelayan yang berada di wilayah pesisir Utara Kabupaten Tangerang lumpuh akibat laut yang tercemar bahan kimia berupa pestisida dari aliran Sungai Cisadane.
Pencemaran tersebut disinyalir berasal dari sisa-sisa bahan kimia kebakaran gudang pestisida milik PT Biotek Saranatama di Tangerang Selatan (Tangsel).
Berdasarkan pantauan Tangerangnews di Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang terlihat puluhan perahu milik nelayan bersandar di tepi muara Sungai Cisadane.
Sejumlah nelayan terlihat sedang merajut jala, memperbaiki perahu atau duduk di pinggir muara akibat tidak bisa melakukan aktivitas melaut seperti biasanya.
Sekretaris Kesatuan Perempuan Pesisir Indonesia Tanjung Pasir Erni Kumalasari mengatakan banyak nelayan di Pantai Tanjung Pasir yang menghentikan aktivitas melaut sejak Kamis 12 Februari 2026, lantaran pencemaran dari aliran Sungai Cisadane
"Jadi nelayan tuh enggak pada cari ikan selama kurang lebih 4 harian. Udang dan kerang di bagan juga pada mati," ujarnya, Minggu 15 Februari 2026.
Erni menuturkan, pencemaran laut yang terjadi akibat bahan kimia pada aliran Sungai Cisadane itu telah sampai ke Kepulauan Seribu seperti Pulau Untung Jawa, dan Pulau Pari.
"Cemarannya dari sungai Cisadane terus ke Kalibaru, lalu ke Tanjung Burung, baru ke laut lepas," jelasnya.
Selain itu, pencemaran tersebut membuat kondisi permukaan air laut tampak mengalami perubahan, terlihat berminyak dan banyak partikel yang menempel. Selain itu, laut juga jadi memiliki bau yang tidak biasa.
"Jadi kayak bau solar gitu," katanya.
Sementara itu, salah seorang nelayan di Tanjung Pasir, Sahlan mengatakan, imbas pencemaran itu membuat banyak biota laut seperti ikan, udang dan kerang yang mati. Jumlahnya diperkirakan mencapai 1 ton.
"Ikan payus, ikan bulan-bulan, ikan putih, udang juga mati, tapi kemarin ikan sapu-sapu (di sekitar muara sungai) aja yang kuat ikut mat. Itu sekitar satu ton lebih," ujarnya.
Tim gabungan dari Kecamatan Tangerang menggelar penertiban pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang bantaran Sungai Cisadane, Kamis, 2 April 2026.
TODAY TAGBaru-baru ini, di sebuah ruang sidang di Kabupaten Karo, akal sehat kolektif kita baru saja dieksekusi tanpa ampun. Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan wajah serius—dan mungkin tanpa beban dosa—menggugat sebuah realitas ekonomi modern
Cuaca ekstrem berupa angin puting beliung menerjang sejumlah kawasan di Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore, 31 Maret 2026.
Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews