Senin, 24 Agustus 2026

Dorong Produk Lokal Makin Berdaya Saing, Pemkot Tangerang Perkuat Penggunaan Produk Dalam Negeri

Sosialisasi Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DisperindagkopUKM) Kota Tangerang.(@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas akses pasar melalui penguatan penggunaan produk dalam negeri.

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Sosialisasi Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DisperindagkopUKM) Kota Tangerang.

Kegiatan yang diikuti 100 pelaku UMKM dari 13 kecamatan se-Kota Tangerang tersebut dibuka langsung oleh Kepala DisperindagkopUKM Kota Tangerang Suli Rosadi di Gedung Cisadane, Rabu 18 Agustus 2026.

Dalam sambutannya, Suli mengatakan, penggunaan produk dalam negeri tidak hanya berkaitan dengan pilihan masyarakat sebagai konsumen, tetapi juga menjadi bagian penting dalam memperkuat perekonomian daerah.

Menurutnya, semakin besar ruang bagi produk lokal untuk digunakan dan dipasarkan, maka semakin terbuka pula kesempatan bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mendorong kecintaan terhadap produk buatan Indonesia sekaligus meningkatkan peran masyarakat dalam mengutamakan produk dalam negeri. Ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat UMKM di Kota Tangerang,” ujar Suli.

Ia menjelaskan, kegiatan sosialisasi tersebut juga bertujuan memberikan pemahaman kepada pelaku usaha agar tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi mampu melihat berbagai peluang pasar yang tersedia.

Salah satunya adalah peluang untuk masuk dalam ekosistem belanja pemerintah. Untuk itu, pelaku UMKM didorong terus meningkatkan kualitas produk agar memenuhi kebutuhan pasar dan mampu bersaing dengan produk lainnya.

“Kami ingin para pelaku usaha bisa melihat peluang yang ada, termasuk peluang dari belanja pemerintah. Karena itu, kualitas produk harus terus ditingkatkan agar mampu bersaing dan memenuhi kebutuhan pasar,” jelasnya.

Suli juga berharap para peserta tidak berhenti pada pemahaman yang diperoleh selama kegiatan. Lebih dari itu, mereka diharapkan dapat menjadi bagian dari gerakan untuk mengenalkan dan mengampanyekan produk lokal kepada masyarakat.

“Peserta diharapkan tidak hanya menjadi konsumen yang cerdas, tetapi juga bisa menjadi agen perubahan yang ikut mengenalkan dan mengkampanyekan produk lokal. Dengan begitu, semakin banyak masyarakat yang mengenal dan menggunakan produk buatan pelaku usaha Kota Tangerang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan DisperindagkopUKM Kota Tangerang M. Ali Furqon yang turut mendampingi Suli Rosadi dalam pembukaan sekaligus menjadi salah satu narasumber kegiatan, mengatakan peningkatan penggunaan produk dalam negeri harus diikuti dengan kesiapan pelaku UMKM dalam memenuhi kebutuhan pasar.

Menurut Ali, peluang pasar, khususnya dari belanja pemerintah, perlu dimanfaatkan pelaku usaha dengan meningkatkan kualitas, kapasitas produksi, legalitas, serta kemampuan memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

“Jangan sampai peluang pasarnya sudah terbuka, tetapi pelaku usaha belum siap dari sisi produk maupun kelengkapan administrasinya. Karena itu, melalui sosialisasi ini kami ingin memberikan pemahaman agar UMKM semakin siap dan mampu masuk ke pasar yang lebih luas,” ujar Ali.

Ia menambahkan, penggunaan produk dalam negeri bukan hanya soal menggantikan produk impor, tetapi juga bagaimana menciptakan ekosistem yang membuat produk lokal semakin berkembang dan memiliki daya saing.

“Ketika produk lokal semakin banyak digunakan, maka perputaran ekonominya juga kembali ke masyarakat. Pelaku usaha mendapatkan pasar, tenaga kerja terserap, dan pada akhirnya ikut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya.

Ali juga mendorong para peserta untuk tidak berhenti berinovasi. Menurutnya, kualitas dan daya saing produk menjadi faktor penting agar produk UMKM tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pasar lokal, tetapi juga memiliki peluang berkembang ke pasar yang lebih luas.

“Pelaku usaha harus terus berinovasi, memperbaiki kualitas dan melihat kebutuhan konsumen. Jangan hanya berpikir bagaimana produknya terjual hari ini, tetapi bagaimana produk tersebut bisa bertahan dan berkembang dalam jangka panjang,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pemaparan materi mengenai peningkatan penggunaan produk dalam negeri dari narasumber terkait.

Selain itu, peserta juga diberikan ruang untuk berdiskusi dan menyampaikan pertanyaan seputar pengembangan produk, peluang pasar serta pemanfaatan belanja pemerintah.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkot Tangerang berharap semakin banyak UMKM lokal yang mampu meningkatkan kualitas dan daya saing produknya.

Pada akhirnya, penggunaan produk dalam negeri diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka peluang usaha yang lebih luas bagi masyarakat Kota Tangerang.

Tags Dinas Perindustrian dan Perdagangan Disperindag Ekonomi Tangerang Kota Tangerang Pemkot Tangerang UMKM UMKM Banten UMKM Tangerang