Connect With Us

Godaan Pinjol Ancam Ibu-ibu UMKM, Permodalan Lewat PNM Bisa Jadi Solusi

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 17 September 2025 | 22:41

Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar yang diselenggarakan PT Permodalan Nasional Mandiri (PNM) di Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu 17 September 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Gubernur Banten Andra Soni, dengan tegas mengingatkan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya para ibu, untuk tidak terjerat pinjaman online (pinjol) ilegal.

Pesan ini disampaikannya dalam acara Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar yang diselenggarakan PT Permodalan Nasional Mandiri (PNM) di Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu 17 September 2025.

Andra Soni menyoroti bahwa banyak kasus pinjol menjadikan para ibu terjerat dan menimbulkan kesulitan.

Ia menekankan bahwa para ibu memiliki peran besar dalam kehidupan keluarga, namun terkadang tergiur pinjol untuk memenuhi kebutuhan. "Jangan tergiur pinjol, membuat susah,” tegasnya.

Menurut data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), provinsi Banten tercatat sebagai salah satu daerah dengan tingkat pinjaman online ilegal yang tinggi.

Berdasarkan data per September 2025, Banten menduduki peringkat ketiga nasional untuk kasus pinjol ilegal terbanyak, dengan jumlah aduan mencapai lebih dari 500 kasus per bulannya.

Angka ini mencerminkan tingginya risiko masyarakat, terutama pelaku UMKM, yang terjerat oleh praktik pinjol ilegal.

Daripada terjerumus dalam jeratan pinjol, Gubernur Banten menyarankan para pelaku usaha untuk memanfaatkan program-program pengembangan dari PT Permodalan Nasional Mandiri (PNM). Program ini mencakup permodalan, pembinaan, pendampingan, hingga manajemen usaha.

“PNM bisa membantu ibu-ibu berusaha untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” katanya.

Gubernur juga mengapresiasi semangat para ibu yang hadir, bahkan yang menggendong anak, sebagai bukti antusiasme dan komitmen mereka untuk menambah penghasilan.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan BUMN seperti PNM sangat krusial dalam membangun ketahanan ekonomi masyarakat.

“Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam memperkuat program pemberdayaan ekonomi kreatif sekaligus menjaga lingkungan hidup,” tandasnya.

 

PNM Beri Pelatihan Literasi Keuangan dan Pengelolaan Sampah

Executive Vice President PT PNM Sasono Hantarto menambahkan bahwa PKU Akbar di Tangsel fokus pada dua aspek utama: literasi keuangan dan pemberdayaan bank sampah.

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada 500 peserta yang merupakan ibu-ibu nasabah PNM, mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang baik, khususnya dalam usaha berbasis daur ulang sampah.

"Bank sampah memiliki potensi sumber daya ekonomi jika dikelola secara kreatif dan inovatif," tukasnya.

HIBURAN
Tuntunzai Capybara Hadir di 32 Toko Toys Kingdom, Penggemar Bisa Ikut Meet and Greet

Tuntunzai Capybara Hadir di 32 Toko Toys Kingdom, Penggemar Bisa Ikut Meet and Greet

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:27

Karakter populer capybara kian mudah ditemui di Indonesia lewat Toys Kingdom yang resmi menghadirkan koleksi Tuntunzai Capybara di 32 gerainya di berbagai kota.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

WISATA
Pusat Kuliner G Town Square Gading Serpong Tutup, Pindah Lokasi ke Tigaraksa

Pusat Kuliner G Town Square Gading Serpong Tutup, Pindah Lokasi ke Tigaraksa

Senin, 18 Mei 2026 | 11:09

Pusat kuliner G Town Square di kawasan Gading Serpong dipastikan menghentikan operasionalnya mulai 15 Mei 2026.

KAB. TANGERANG
Rupiah Melemah, Pemkab Tangerang Waspadai Potensi PHK Massal

Rupiah Melemah, Pemkab Tangerang Waspadai Potensi PHK Massal

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mewaspadai potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang diakibatkan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill