Connect With Us

Inspiratif, Perjalanan Rina Rahmayanti Bangun UMKM Inklusif Lewat Batik

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 22 April 2026 | 09:36

Rina Rahmayanti, pemilik Rinara Batik sekaligus Local Hero PLN UID Banten, memandu para delegasi internasional mencoba teknik dasar membatik menggunakan canting. (@TangerangNews / Fahrul Dwi Putra)

TANGERANGNEWS.com- Perjuangan Kartini terus berlanjut hingga era masa kini dengan bermunculan penerus semangat Kartini di berbagai wilayah di Indonesia. Salah satunya Rina Rahmayanti, pendiri Rinara Batik dari Cilegon, Banten. 

Berbeda dari lainnya, Rina menjalankan usaha yang tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga pada pemberdayaan sosial

Usaha batik yang ia rintis berkembang menjadi ruang belajar dan berkarya bagi berbagai kalangan, mulai dari perempuan, masyarakat sekitar, hingga anak berkebutuhan khusus.

Aktivitas di dalamnya mencakup pelatihan membatik dan menjahit yang membuka peluang keterampilan serta penghasilan.

“Bagi saya, batik bukan hanya tentang motif dan warna, tetapi tentang bagaimana karya ini bisa membuka jalan hidup bagi banyak orang. Ketika karya itu mampu memberi penghasilan dan kepercayaan diri, di situlah batik memiliki makna yang sesungguhnya,” ujar Rina, Selasa, 21 April 2026.

Sebagai bagian dari pembinaan PT PLN (Persero) UID Banten, Rinara Batik rutin menggelar pelatihan bagi siswa Sekolah Khusus (SKh), kelompok usaha bersama, hingga masyarakat umum. 

Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi peserta untuk menghasilkan produk seperti tote bag, sarung bantal, dan taplak meja yang memiliki nilai jual.

Bagi peserta berkebutuhan khusus, pelatihan ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan. Proses belajar hingga menghasilkan produk memberi pengalaman sekaligus kepercayaan diri.

“Melihat mereka tersenyum saat membawa pulang hasil karyanya sendiri adalah kebahagiaan yang sulit digambarkan. Mereka hanya butuh kesempatan, dan ketika kesempatan itu hadir, mereka bisa menunjukkan kemampuan luar biasa,” kata Rina.

Selain pelatihan, usaha ini juga melibatkan warga sekitar dalam proses produksi, mulai dari penjahit hingga pengrajin cap batik. Operasionalnya memanfaatkan peralatan berbasis listrik untuk meningkatkan efisiensi kerja dan mendukung produktivitas.

Sejumlah penghargaan telah diraih, di antaranya Juara 1 UMKM Award Kota Cilegon, Gold Bina Mitra UMKM, serta penghargaan desain motif batik tingkat daerah. 

Karya yang dihasilkan juga pernah diperkenalkan dalam forum internasional BIMP-EAGA di Jakarta.

General Manager PLN UID Banten Muhammad Joharifin menyatakan pihaknya memberikan dukungan terhadap pengembangan UMKM yang berdampak sosial.

“Semangat Kartini hari ini tercermin pada perempuan-perempuan Indonesia yang terus berkarya, mandiri, dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya. Perempuan memiliki peran besar dalam menggerakkan ekonomi keluarga, memperkuat masyarakat, serta mendorong lahirnya perubahan positif,” katanya.

WISATA
Petals Urban Market Tempat Joging Lengkap dengan Kuliner di Tangerang 

Petals Urban Market Tempat Joging Lengkap dengan Kuliner di Tangerang 

Minggu, 10 Mei 2026 | 15:15

Warga Tangerang kini punya pilihan baru untuk menghabiskan akhir pekan. Petals Urban Market di kawasan Paramount Petals menjadi salah satu destinasi favorit warga untuk jogging pagi sekaligus menikmati beragam hiburan dan kuliner keluarga.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

NASIONAL
Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik

Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik

Minggu, 10 Mei 2026 | 14:28

Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill