Minggu, 31 Mei 2026

Puluhan Pasien Katarak Kurang Mampu di Tangerang Dioperasi dengan Teknik Modern Minim Luka

Dokter mengoperasi pasien katarak kurang mampu di Kabupaten Tangerang dengan teknik Phacoemulsification (fakoemulsifikasi) yang minim luka dan cepat sembuh.(@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 66 warga kurang mampu di Kabupaten Tangerang mendapatkan layanan operasi mata katarak gratis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang pada Minggu, 31 Mei 2026.

Aksi kemanusiaan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia ke-118 melalui kolaborasi antara Kementerian Sosial RI (Kemensos RI), Pemerintah Kabupaten Tangerang, dan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Wilayah Banten.

Meski operasi bagi masyarakat yang masuk kategori Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) ini gratis, namun fasilitas yang diberikan tidak ala kadarnya.

Dokter menggunakan teknologi medis terbaru yang diterapkan kepada para pasiennya.

Ketua Perdami Banten Dr. Darmawan M Sophian menjelaskan tim medis tidak lagi menggunakan metode operasi konvensional.

Lebih dari 10 dokter spesialis mata yang diterjunkan menerapkan teknik Phacoemulsification (fakoemulsifikasi), yaitu sebuah metode operasi katarak modern.

"Teknik ini merupakan metode operasi modern dengan luka minimal, tanpa jahitan yang menyulitkan, proses tindakan yang cepat, serta masa penyembuhan yang jauh lebih singkat. Hal ini tentu akan meningkatkan kualitas hidup para pasien secara signifikan agar mereka bisa kembali melihat dengan jelas dan mandiri," jelasnya, Minggu 31 Mei 2026.

Sementara itu, Direktur RSUD Kabupaten Tangerang dr. Endang Widyastiwi, menyatakan pihak rumah sakit memfasilitasi penuh kegiatan ini dengan menyediakan empat kamar operasi.

Guna menjamin kesuksesan tindakan, RSUD tetap membuka layanan pada hari libur khusus untuk mengawal perawatan pasca-operasi (post operative care).

"Seluruh pasien yang telah dioperasi akan mendapatkan pengawasan medis berkala, dimulai dari pemeriksaan H+1 di RSUD Tangerang, hingga pemeriksaan H+7 di fasilitas kesehatan atau puskesmas terdekat dari domisili pasien," katanya.

Sopian, salah satu pasien asal Kecamatan Cisoka, menyampaikan rasa syukurnya atas program ini.

"Selama ini penglihatan saya sudah sangat terganggu untuk beraktivitas. Alhamdulillah, pelayanannya cepat, dokternya ramah, dan semuanya gratis tanpa biaya," ungkapnya.

Tags Berita Kabupaten Tangerang Kabupaten Tangerang Katarak