TANGERANGNEWS.com-Aksi pencurian sepeda motor (curanmor) di wilayah kawasan Modernland, RW 05 Kampung Kelapa Indah,, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang digagalkan oleh warga, Rabu 7 Januari 2026, dini hari.
Pelaku sempat berusaha mengelabui petugas keamanan dan bersembunyi selama satu jam sebelum akhirnya terkepung oleh warga setempat.
Dalam rekaman video yang beredar, pelaku nampak terduduk lemas saat diamankan warga dan petugas. Warga juga mengamankan satu bilah celurit yang diduga digunakan pelaku untuk melukai korbannya.
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula sekitar pukul 03.30 WIB. Dua orang pelaku yang berboncengan motor mencoba menggasak sepeda motor warga di wilayah RW 05.
Namun, aksi tersebut gagal setelah kepergok langsung oleh sang pemilik motor. Panik karena aksinya ketahuan, kedua pelaku berpencar.
Salah satu pelaku nekat meloncat pagar pembatas untuk masuk ke wilayah RT 04 demi menghindari kejaran warga.
Saat memasuki wilayah RT 04, pelaku yang berbadan besar dan mengenakan kaos hitam ini sempat berpapasan dengan satpam yang sedang berjaga di pos.
Untuk menghilangkan kecurigaan, ia berdalih bahwa sedang ada keributan di kampung sebelah dan terus berjalan ke arah Jl. P. Dewa Barat.
Namun, petugas satpam tidak begitu saja percaya. Koordinasi cepat dilakukan antar petugas keamanan RT dan RW di seluruh lingkungan untuk menyisir keberadaan pria dengan ciri-ciri tersebut.
Di saat yang sama, massa dari Kampung Kelapa mulai berkumpul di depan Pos 2. Beruntung, petugas keamanan berhasil meredam emosi warga agar tidak masuk secara anarkis ke area pemukiman.
Tertangkap Setelah Bersembunyi di Mobil Kanvas
Setelah dilakukan pencarian intensif, pelaku ternyata ditemukan sedang bersembunyi di dalam sebuah mobil kanvas yang terparkir di Jl. P Dewa Raya.
Ia diduga mendekam di sana selama kurang lebih satu jam, menunggu situasi dianggap aman.
Sekitar pukul 05.00 WIB, saat pelaku mencoba keluar dari persembunyiannya untuk melarikan diri, sejumlah warga yang telah berjaga di dalam wilayah tersebut langsung menyergapnya.
Menghindari aksi main hakim sendiri yang lebih parah, petugas keamanan segera menaikkan pelaku ke atas sepeda motor untuk dibawa dan diserahkan ke pihak kepolisian guna proses hukum lebih lanjut.