Selasa, 21 Juli 2026

Pertamina Belum Keluarkan Larangan Suzuki Thunder Isi BBM Bersubsidi

Ilustrasi gerombolan pengemudi Suzuki Thunder dengan tangki modifikasi mengisi BBM bersubsidi.(Gemini AI / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Ramainya pemberitaan mengenai larangan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi pemilik sepeda motor Suzuki Thunder di sejumlah SPBU wilayah, akhirnya mendapat tanggapan resmi dari Pertamina Patra Niaga.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth M.V. Dumatubun menegaskan bahwa tidak ada aturan nasional yang secara spesifik melarang merek motor tertentu untuk membeli BBM di SPBU.

"Terkait merek tertentu, hal ini tidak menjadi batasan atau kekhususan. Pertamina pada prinsipnya mendukung penyaluran BBM subsidi agar tepat sasaran sesuai kebutuhan normal masyarakat," ujarnya seperti dilansir dari CNN Indonesia, Senin 20 Juli 2026.

Meski Pertamina tidak mengeluarkan larangan, fenomena boikot di tingkat SPBU bukanlah tanpa alasan. Pengelola SPBU mengambil inisiatif tersebut sebagai respons atas maraknya oknum yang menyalahgunakan kapasitas tangki motor Suzuki Thunder.

Suzuki Thunder, terutama model 125 dan 250, memang memiliki desain tangki berkapasitas besar (15 liter) karena dirancang sebagai motor touring. Spesifikasi ini sering kali dimanfaatkan oknum pedagang bensin eceran.

Tidak hanya yang berkapasitas standar, banyak juga unit yang dimodifikasi agar dapat menampung BBM jauh lebih banyak dari kapasitas pabrikan.

Praktik pengisian berulang kali oleh oknum inilah yang memicu pengelola SPBU bertindak tegas.

"Kebijakan tersebut muncul dengan semangat yang positif untuk pemerataan suplai, bukan untuk mendiskreditkan merek tertentu," tambah Roberth.

Sebelumnya, beredar di media sosial antrean sejumlah sepeda motor Suzuki Thunder di beberapa SPBU. Salah satunya di SPBU Sitanala, Kota Tangerang, di mana beberapa unit Suzuki Thunder tampak mengantre untuk mengisi bahan bakar.

Di kalangan masyarakat, Suzuki Thunder kerap dijuluki sebagai “motor Madura” karena sering digunakan oleh para pemilik warung untuk membeli bensin eceran di SPBU, untuk kemudian dijual kembali dalam botol.

Motor ini dinilai banyak dipilih karena memiliki kapasitas tangki sekitar 14–15 liter, jauh lebih besar dibandingkan motor bebek pada umumnya yang hanya mampu menampung sekitar 3–5 liter BBM.

Tags BBM Subsidi Berita Nasional PT Pertamina Patra Niaga