Connect With Us

200 Anak di Sekitar Bandara Ikut Khitan Gratis

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 6 Agustus 2014 | 13:37

200 Anak di Sekitar Bandara Ikut Khitan Gratis (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 
TANGERANG-Sebanyak 200 anak dari keluarga yang tinggal di sekitar Bandara Internasional Soekarno - Hatta ikut khitanan massal secara gratis di Rumah Sakit Kusta (RSK) Dr. Sitanala, Kota Tangerang, Rabu (6/8). Kegiatan ini disponsori pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT PT Angkasa Pura II ke- 30 yang jatuh pada tanggal 13 Agustus.
 
Senior General Manager Bandara Soekarno-Hatta Bram Bharoto Tjiptadi mengatakan, khitan massal tersebut merupakan bagian dari Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) Angkasa Pura II sebagai wujud kepedulian managemen kepada masyarakat di lingkungan bandara.
 
“Khitan masal ini diikuti sekitar 200 anak-anak dari Kecamatan Teluk Naga, Kosambi, Benda, Neglasari dan Batuceper. Kita bekerja sama dengan RS Sitanala untuk kegiatan ini,” jelasnya.
 
Selain khitan gratis, pihaknya juga memberikan bantuan berupa alat tulis dan uang tunai untuk kebutuhan sekolah si anak. “Animo masyarakat terhadap kegaiatan ini sangat besar.  Kita berharap terus berlanjut,” jelas Bram.
 
Direktur Pelayanan RSK Sitanala dr Aloysius Arifin mengatakan, dalam kegiatan ini pihaknya menyediakan 30 dokter dan paramedis serta tujuh ruangan untuk khitan.
Menurutnya, RS Sitanala sejak tahun 1997 tidak hanya menjadi tempat pengobatan kusta tapi juga untuk pasien umum, termasuk fasilitas khitan.
 
“Ini merupakan kegiatan yang kedua kalinya dari program kerja sama dengan Angkasa Pura II. Kita Kita berharap program ini terus dilanjutkan, kita siap melayani kegiatan bhakti sosial meskipun dari perusahaan lain,” ujarnya.
 
Sementara Direktur SDM dan Umum PT AP II Hary Cahyono mengatakan, dalam PKBL  pihaknya banyak menyelenggarakan berbagai program.
Diantaranya pemberian pinjaman lunak untuk mitra UKM binaan yang telah bergulir sejak 2001 hingga semester pertama 2014 dengan total pinjaman sebesar Rp 24,74 miliar.

“Bantuan Bina Lingkungan selama 2004-2014 total Rp 12,33 miliar. Bantuan 10 unit mobil ambulans untuk puskesmas di wilayah Kota dan Kabupaten Tangerang serta penghijauan sebantak 11.200 bibit pohon,” katanya.
 
Tak hanya itu, lanjut Hary, pihaknya juga telah banyak melaskanakan program BUMN Peduli berupa Pasar Murah pada 2011 dan 2012, pembagian sembako gratis tahun 2013, bantuan untuk korban banjir tahun 2013 dan 2014, serta melaksanakan program Monumental pada tahun 2013 berupa pembangunan Mushola Nurul Iman di Neglasari dan pembangunan Posyandu, MCK dan drainase di Teluknaga.
 
PROPERTI
Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:24

Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja

KOTA TANGERANG
600 Warga Binaan Lapas Kelas I Tangerang Jalani Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TB

600 Warga Binaan Lapas Kelas I Tangerang Jalani Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TB

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:53

Pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Skrining Tuberkulosis (TB) di Lapas Kelas I Tangerang yang berlangsung selama 28-30 Juli 2026, diikuti sebanyak 600 warga binaan.

NASIONAL
Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill