Connect With Us

Bea Cukai Tambah Anjing Pendeteksi Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta

Denny Bagus Irawan | Kamis, 27 Agustus 2015 | 18:07

Para tersangka penyelundup sabu 94 Kg saat dikawal petugas. (Dira Derby / Tangerangnews)

 


 

 

TANGERANG-Dirjen Bea Cukai menambah lima ekor anjing yang diimpor dari Australia untuk mendeteksi narkotika yang akan diselundupkan melalui paket kiriman. Hal itu dikatakan Direktur Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Heru Pambudi di Bandra Soerkarno Hatta, Kamis (28/8). Menurutnya, kelima ekor anjing ini merupakan tambahan dari 80 ekor yang telah dimiliki sebelumnya.

 

“Anjing tersebut memiliki kemampuan untuk mendeteksi narkotika yang disimpan di dalam tas maupun paket kiriman lainnya meski disembunyikan sangat rapat,” katanya.

 

 

 

Nantinya, anjing tersebut akan ditempatkan di setiap bandara dalam membantu petugas untuk mengungkap penyelundupan narkotika. Salah satunya Bandara Soekarno - Hatta, yang menjadi perhatian dan fokus utama dalam pencegahan penyelundupan narkotika. Karena, banyak kasus penyelundupan yang telah diungkap.

 

 

 

"Kita harapkan, dengan adanya tambahan pendeteksi ini bisa mencegah masuknya narkotika ke indonesia," ujarnya.

 

 

 

Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta Dwijo Muryono mengatakan, penyelundupan narkotika melalui jalur udara masih tergolong tinggi karena menghubungkan dengan berbagai negara.

 

 

 

“Kami melakukan pengetatan pengawasan melalui petugas di lapangan dan akan terus memeriksa seluruh barang bawaan penumpang,” jelasnya. Menurutnya, Indonesia masih menjadi pasar protensial perdagangan narkoba karena harganya yang tinggi. “Di Iran, harga sabu hanya Rp500 ribu per gram, di Indonesia bisa Rp1,5 juta. Karena banyak pelaku yang melakukan berbagai cara untuk bisa menyelundupkannya ke sini,” pungkasnya.

 

 

 

BANTEN
Kasus ISPA Turun Jadi 3.400, Udara Banten Masih di Atas Baku Mutu Imbas Abu Vulkanik

Kasus ISPA Turun Jadi 3.400, Udara Banten Masih di Atas Baku Mutu Imbas Abu Vulkanik

Senin, 14 September 2026 | 19:44

Kasus Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Provinsi Banten sempat mengalami lonjakan signifikan hingga mencapai 4.499 imbas abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

HIBURAN
Swiss-BelHotel Airport Jakarta Rayakan 11 Tahun, Usung Semangat Tumbuh Bersama

Swiss-BelHotel Airport Jakarta Rayakan 11 Tahun, Usung Semangat Tumbuh Bersama

Kamis, 10 September 2026 | 17:43

Swiss-BelHotel Airport Jakarta memasuki usia ke-11 tahun. Momen tersebut dirayakan dengan mengangkat tema “Growing Stronger, Success Together” sebagai refleksi perjalanan hotel sekaligus semangat menyambut perkembangan di tahun-tahun berikutnya.

KOTA TANGERANG
Cuaca Panas, Lima Kebakaran Terjadi di Kota Tangerang dalam Sehari

Cuaca Panas, Lima Kebakaran Terjadi di Kota Tangerang dalam Sehari

Senin, 14 September 2026 | 17:13

Kondisi cuaca panas dengan suhu mencapai 35 derajat Celsius dan kecepatan angin hingga 45 kilometer per jam terpantau pada Senin 14 September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill