Connect With Us

Pengelola Akui Lemahnya Pengamanan Parkir Bandara

| Rabu, 5 Oktober 2011 | 20:22

Lokasi parkir inap di Bandara Internasional Soekarno-Hatta penuh. (tangerangnews / dira)


 
TANGERANG
-PT Angkasa Pura (AP) II, pengelola Bandara Soekarno - Hatta, mengakui kelemahan sistem pengamanan parkir di terminal yang dikelolanya. Demikian yang dikatakan oleh Mulya Abdi, Deputi General Manger Bandara Soekarno-Hatta, kepada wartawan, Rabu (5/10).

"Kami mengakui memang ada kehilangan kendaraan. Namun, kami curiga pula ada skenario yang sudah dibuat begitu matang oleh para pencuri sehingga pihak keamanan parkir tidak mengetahui ada kendaraan yang keluar parkir. Jadi, walaupun dari data yang ada mobil masih ada di dalam, kenyataannya memang kendaraan itu tidak ada di area parkir," ucapnya.

Menurut Abdi, saat ini pihaknya sedang melakukan investigasi terkait kehilangan kendaraan tersebut. Bahkan katanya, indikasi kehilangan kendaraan itu sudah diungkapkan Polres Bandara Soekarno - Hatta melalui rekaman CCTV yang ada. "Modusnya kelihatan sangat terencana matang. Saat ini sedang dilakukan investigasi oleh Polres. Indikasi pencurinya sudah ada bayangan dan sedang dilakukan pengejaran," katanya.

Selain telah dilakukan pemeriksaan lapangan, saat ini menurut Abdi, Polres Bandara Soekarno-Hatta juga tengah memeriksa sejumlah petugas yang menjaga saat kendaraan hilang. Pihaknya berharap, kejadian ini tidak terulang lagi dan dibutuhkan investigasi tuntas.
 "Harapan kami tidak ada petugas yang terlibat dalam proses pencurian ini. Kalau pun ada keterlibatan petugas, jelas manjemen tidak pernah memberi ampun. Kami bukan hanya memecat, tapi juga akan diproses secara hukum," tegasnya.

Disinggung soal tanggungjawab Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara, Abdi menegaskan bahwa semua kendaraan yang terparkir di kawasan bandara sudah terjamin oleh asuransi. Makanya, seandainya pun mobil yang hilang tersebut tidak ditemukan, pasti melalui asuransi tersebut AP akan menyelesaikan kewajibannya.

"Semua kendaraan yang masuk ke AP sudah ada nilai asuransinya yang juga menjadi tanggungjawab pihak asuransi. Kami akan ganti mobil yang hialng sesuai harga," ucapnya. (DRA)
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

HIBURAN
Hari Batik Nasional, VIVERE Hotel Gading Serpong Ajak Tamu Belajar Membatik

Hari Batik Nasional, VIVERE Hotel Gading Serpong Ajak Tamu Belajar Membatik

Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:53

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated Gading Serpong memperingati Hari Batik Nasional dengan menggelar “Rona Nusantara”, Jumat 2 Oktober 2026.

BANTEN
PLN UID Banten Gelar Simulasi Penanganan Limbah B3, Latih Respons Cepat Kondisi Darurat

PLN UID Banten Gelar Simulasi Penanganan Limbah B3, Latih Respons Cepat Kondisi Darurat

Minggu, 4 Oktober 2026 | 13:36

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar Simulasi Tim Tanggap Darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill