Connect With Us

PLN Pastikan Listrik Stabil Tanpa Gangguan saat Pilkada Ulang di Kabupaten Serang 

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 23 April 2025 | 09:32

PLN UID Banten menjamin keandalan listrik saat penyelenggaraan Pilkada ulang di Kabupaten Serang, Sabtu, 22 April 2025. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Warga Kabupaten Serang berbondong-bondong kembali ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menggunakan hak pilihnya dalam rangka Pilkada Ulang pada Sabtu, 20 April 2025. 

Di tengah riuhnya pesta demokrasi ini, sistem kelistrikan tetap berjalan stabil dan andal, menjadi faktor kunci yang memungkinkan proses berjalan lancar tanpa hambatan. 

Sebagai bentuk komitmen mendukung kelancaran pesta demokrasi, PLN UID Banten mengerahkan 90 personel yang bersiaga penuh di 12 posko layanan yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Serang. 

Seluruh petugas bekerja 24 jam secara bergantian, melakukan pemantauan sistem kelistrikan secara real-time demi menjamin seluruh lokasi pemungutan dan penghitungan suara tetap mendapat suplai listrik tanpa gangguan.

"Kami menyiapkan segala skenario teknis untuk memastikan tidak ada satu titik pun yang terlewat, termasuk lokasi-lokasi dengan akses terbatas. Ini bukan sekadar tugas operasional, tapi bagian dari tanggung jawab kami dalam menjaga jalannya demokrasi," ujar General Manager PLN UID Banten, Moch. Andy Adchaminoerdin.

Tak hanya mengandalkan personel, PLN juga menyiagakan berbagai perlengkapan teknis penunjang seperti genset, Gardu Bergerak (UGB), crane, dan armada transportasi yang tersebar di titik-titik strategis. 

Seluruh peralatan tersebut difokuskan untuk mendukung fasilitas penting seperti Kantor KPU, Bawaslu, PPK, serta ratusan TPS yang tersebar di 29 kecamatan.

Kabupaten Serang sendiri memiliki lebih dari 2.300 TPS, dengan sebaran wilayah yang cukup luas. Situasi ini membuat kesiapsiagaan PLN menjadi elemen krusial, khususnya dalam mendukung kelancaran proses rekapitulasi suara yang sangat membutuhkan pasokan listrik stabil dan tanpa gangguan.

Selama berlangsungnya seluruh tahapan pemungutan hingga penghitungan suara, tak satu pun kendala kelistrikan dilaporkan. Proses Pilkada Ulang di Kabupaten Serang berlangsung tertib, aman, dan tepat waktu berkat jaminan suplai listrik yang berjalan optimal dari awal hingga akhir.

Apresiasi pun datang dari Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Serang, Muhamad Nasehudin. Ia menilai keberhasilan Pilkada Ulang tidak lepas dari dukungan PLN yang secara konsisten menjaga keandalan pasokan listrik di seluruh lokasi pemilihan.

"Kami sangat berterima kasih atas peran besar PLN dalam menyukseskan Pilkada Ulang ini. Listrik yang stabil dan andal sangat penting bagi kelancaran setiap tahapan, termasuk saat rekapitulasi suara yang membutuhkan kestabilan pasokan listrik. Terima kasih atas kerja keras dan komitmen PLN, yang telah memberikan jaminan kelistrikan yang luar biasa," tutur Nasehudin.

Di samping menjamin aspek teknis, PLN UID Banten juga mengimbau masyarakat dan para penyelenggara pemilu untuk memanfaatkan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile. 

Dengan fitur pelaporan gangguan, pemantauan tagihan, hingga akses layanan lainnya, aplikasi ini menjadi solusi praktis bagi masyarakat dalam mengakses layanan kelistrikan kapan saja dan dari mana saja.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill