TANGERANGNEWS.com-Berdasarkan laporan Badan Anggaran DPRD Provinsi Banten, total proyeksi pendapatan daerah pada APBD Perubahan 2026 disepakati sebesar Rp9,750 triliun.
Struktur anggaran tersebut ditopang oleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp7,114 triliun. Perolehan PAD ini didominasi oleh sektor pajak daerah senilai Rp6,479 triliun, retribusi daerah Rp361,212 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp46,8 miliar, serta lain-lain PAD yang sah sebesar Rp226,76 miliar.
Selain itu, postur anggaran daerah juga disokong oleh pendapatan transfer sebesar Rp2,597 triliun serta lain-lain pendapatan daerah yang sah senilai Rp8,457 miliar.
Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa arah kebijakan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 difokuskan penuh untuk mencapai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam merealisasikan amanat masyarakat.
"Landasannya adalah RPJMD. Capaian-capaian RPJMD ini merupakan janji atau amanat masyarakat melalui DPRD yang diberikan kepada pemerintah," ujar Andra Soni usai menghadiri Rapat Paripurna Persetujuan DPRD terhadap Raperda Perubahan APBD Provinsi Banten di Gedung DPRD Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Selasa 29 September 2026.
Setelah mendapat persetujuan legislatif, Pemerintah Provinsi Banten akan segera menyerahkan draf rancangan tersebut kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk melalui tahap evaluasi.
Andra Soni memastikan, seluruh pelaksanaannya kelak akan mengutamakan program-program yang memberikan dampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim menyatakan bahwa APBD Perubahan 2026 diarahkan secara konsisten untuk melanjutkan program-program prioritas yang berpihak kepada kepentingan publik.
"Kami berharap setelah penetapan ini, Gubernur bisa segera berkonsolidasi dengan Kemendagri untuk tahapan evaluasi. Selanjutnya, dalam waktu tiga bulan ke depan, dengan dukungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat, pemerintah diharapkan dapat menuntaskan seluruh program prioritas," ucap Fahmi.