TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melaporkan penyelesaian pembangunan infrastruktur melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) pada tahun anggaran 2025.
Program ini mencakup penanganan 62 ruas jalan dengan total panjang 71,05 kilometer yang tersebar di lima kabupaten dan kota.
Berdasarkan data Pemprov Banten, rincian pembangunan tersebut meliputi:
Kabupaten Lebak: 17 ruas sepanjang 29,63 km
Kabupaten Pandeglang: 30 ruas sepanjang 26,71 km
Kabupaten Serang: 8 ruas sepanjang 9,09 km
Kabupaten Tangerang: 2 ruas sepanjang 2,01 km
Kota Serang: 5 ruas sepanjang 4,61 km
Peresmian proyek ini dipusatkan di Desa Sukaraja, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, dan terhubung secara virtual dengan empat wilayah lainnya, Rabu 30 September 2026.
Dampak dan Aksesibilitas
Secara keseluruhan, capaian program pada tahun pertama ini mencakup wilayah 101 desa dengan total populasi penerima manfaat mencapai 351.099 jiwa.
Infrastruktur yang terbangun dilaporkan menghubungkan 192 fasilitas pendidikan, 67 layanan kesehatan, 26.196 hektare kawasan pertanian dan 12.510 hektare kawasan perkebunan.
Di wilayah peresmian, ruas Cikeusik–Simpang Cijaku sepanjang 2,88 km, warga setempat melaporkan pemangkasan waktu tempuh menuju pasar dari sebelumnya sekitar 30 menit menjadi kurang dari 5 menit.
Selain itu, akses menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan seperti RSUD Malingping juga menjadi lebih lancar.
"Pembangunan ini menunjang aktivitas sehari-hari warga, karena waktu tempuh jadi lebih cepat," ungkap Abdul Kholik, salah watu warga.
Rencana Kelanjutan Program
Gubernur Banten Andra Soni menyatakan bahwa pemerataan infrastruktur ini bertujuan untuk mengurangi disparitas antarwilayah serta mempermudah distribusi hasil bumi masyarakat perdesaan.
Ia optimistis peningkatan konektivitas jalan desa akan memacu pertumbuhan ekonomi perdesaan, mempermudah mobilitas masyarakat menuju layanan dasar, serta memperlancar distribusi hasil bumi.
"Pada akhirnya, upaya ini bermuara pada peningkatan kesejahteraan warga," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan, menyampaikan bahwa seluruh ruas jalan tahun 2025 telah melalui uji kelayakan dan serah terima.
"Pemprov Banten akan melanjutkan program pada tahun 2026 dengan target pembangunan 33 ruas jalan desa sepanjang 46 kilometer, yang didukung alokasi anggaran sekitar Rp164 miliar," terangnya.