Connect With Us

Pertamina Road Show ke Hiswana Migas Tangerang

Wahyu | Selasa, 3 Juni 2014 | 22:31

Pertamina Road Show ke Hiswana Migas Tangerang (Wahyu / TangerangNews)

TANGERANG-PT Pertamina melakukan road show ke Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak Bumi dan Gas (Hiswana Migas) Tangerang, pada Selasa (3/6/2014).   Dalam kesempatan tersebut, PT Pertamina hadir dengan General Manajer Marketing Operation Region III yang baru, yakni Afandi.

Ketua DPC Hiswana Migas Tangerang Whari Priantono mengatakan, kunjungan ini juga dijadikan ajang oleh Hiswana Migas Tangerang untuk menumpahkan sumbang saran atas permasalahan yang terjadi bagi pebisnis Migas.

 “Ini kita jadikan ajang silahturahmi juga,” ujarnya di depan Afandi saat di Kantor DPC Hiswana Migas Ruko Malibu, Bumi Serpong Damai (BSD) City, Kota  Tangerang Selatan.

Ketua DPD Hiswana Migas Juan Tarigan mengatakan, pihaknya senang saat ini Pertamina telah menjadi pembina seluruh anggota Hiswana Migas.

Sedangkan Afandi menyatakan, dirinya mengadakan roadshow ini dalam rangka  ramah tamah dan penyelesaikan permasalah anggota Hiswana Migas di Tangerang.

“Dulu SPBU marginnya sedikit, sekarang sudah naik. Begitupun gas elpiji 3 Kg juga sama, ini semua atas perjuangan anggota Hiswana Migas, “ ujarnya.

Dia juga meminta, para pengusaha SPBU harus kreatif. “Jadikan tempat usaha anda sebagai ladang usaha yang menjanjikan dan menguntungkan, sehingga tidak mengeluh terus kepada Pertamina,” ujar Afandi.

Dia juga mengutarakan, berkaitan dengan adanya 1.200 pangkalan elpiji 3 kg yang ada diwilayah Tangerang , saat ini telah dilengkapi  juga penjualan  minyak sayur.”Ini harusnya menjadi usaha baru,” katanya.

Retail Fuel Marketing PT Pertamina, Marketing Operation Region III Pramono  mengatakan,  pihaknya menemukan adanya temuan dari BPK mengenai surat dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tentang pembelian dengan menggunakan derijen. “Ini sebaiknya harus diperbaharui setiap bulan, jadi surat dari SKPD untuk pengguna derijen bagi pemerintah juga batasi waktunya, sebulan sekali,” ujarnya.

Semenatra itu, Arie Anggoro Marketing Operation Region III  Gas Domestik PT Pertamina mengatakan, sistem monitoring elpiji 3 Kg oleh para pengusaha akan diserahkan ke ESDM lalu akan diverifikasi disetiap kota dan kabupaten. Selain itu dia juga mengaku, pembentukan Satgas telah disetujuinya.
 
Sedangkan soal masalah plastick wrap (segel) ditabung lpg 3 Kg yang berada di lokasi pengoplosan, Arie Angoro menjawab, agen harusnya mengontrol dan mengawasi pangkalannya melalui buku harian. “Dan setiap pembeli elpiji 3 Kg harus tercatat di buku harian atau buku logistik, siapa yang membelinya,” katanya.
 
 
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Kamis, 30 Juli 2026 | 21:08

Kepolisian menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan sesosok mayat bayi perempuan di teras Klinik Amalia, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill