Connect With Us

Tolak Pembongkaran Makam Vanessa Angel, Massa Gelar Aksi di Area Pemakaman

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 12 Februari 2022 | 14:35

Aksi massa BKN menolak pembongkaran makam Vanessa Angel di TPU Taman Islam Malaka, Srengseng, Jakarta Barat, Sabtu 12 Februari 2022 siang. (@TangerangNews / Tribun)

TANGERANGNEWS.com–Massa yang mengatasnamakan Barisan Ksatria Nusantara (BKN) DKI Jakarta menggelar aksi di lingkungan makam mendiang Vanessa Angel di Taman Pemakaman Islam Malaka, Srengseng, Jakarta Barat, Sabtu 12 Februari 2022 siang.

Massa yang terdiri dari puluhan orang itu menolak pembongkaran makam yang direncanakan oleh ayah Vanessa, Doddy Sudrajat. Seprti dilansir dari Tribunseleb, mereka memulai menggelar aksi pada pukul 11.39 di Jalan Swadarma Raya, Srengseng, Jakarta Barat. 

Dalam aksi damai ini, massa yang berjumlah sekitar 30 itu membawa berbagai spanduk dan atribut bertuliskan bermacam penolakan pembongkaran makam. "Kami Menolak!!! Pembongkaran makam," tulis spanduk pengunjuk rasa. "Pemindahan makam adalah salah satu perbuatan yang tidak manusiawi," tulis lainnya.

Perwakilan BKN, Ahmad Qias menyatakan, aksi ini didasari oleh rencana pemindahan makam mendiang Vanessa Angel oleh Doddy Sudrajat. "Kami di sini menyampaikan bahwa kami menolak pembongkaran makam Vanessa Angel," ujar Ahmad Qias, Sabtu di lokasi aksi.

Menurut Qias, masalah pembongkaran makam sudah bukan masalah pribadi, tapi sudah jadi konsumsi publik karena sempat viral. Maka dari itu, pihaknya menolak tegas pembongkaran makam yang akan dilakukan Doddy Sudrajat.

Tak hanya itu, pembongkaran makam tak bisa dilakukan begitu saja karena ada dasar pandangannya dalam agama Islam. "Ketika berbicara pembongkaran makam, itu sudah berkaitan dengan jasad yang ada di dalamnya. Dari sudut pandang agama, jasad orang yang sudah meninggal harus benar-benar kita jaga," tuturnya.

Selain itu, juga diatur dalam perundang-undangan negara sehingga tidak bisa dibongkar atau dipindah begitu saja. "Kalau dari sudut pandang bernegara, mungkin pemindahan makam itu banyak diatur dalam undang-undang. Bahwa pemindahan makam itu harus dengan alasan yang jelas, semisal untuk kebutuhan forensik atau ada bencana alam," terang Qias.

Sebelumnya diberitakan, Doddy Sudrajat memastikan bakal memindahkan makam anaknya itu setelah acara pengajian 100 hari, tepatnya pada Sabtu 12 Februari 2022. Hal tersebut diungkapkan Djamaludin selaku kuasa hukum Doddy. 

Menurut Djamaludin, perizinan untuk memindahkan makam Vanessa ke TPU Karet Bivak sudah selesai.  "Rencana seperti itu mungkin setelah 100 hari ya, pokoknya secepatnya (dipindahkan) dilihat waktu yang baik dan tepat," ujar Djamaludin, Jumat 4 Februari 2022. 

Sementara itu, dari pihak H Faisal selaku ayah dari mendiang Bibi Andriansyah suami Vanessa, dengan tegas menyatakan tidak setuju dengan keinginan Doddy tersebut. "Kami sekeluarga tidak setuju, tidak sepakat kami akan coba bertahan sejauh hal itu tidak menyalahi aturan lain,” ujar Faisal.

PROPERTI
Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:24

Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja

TOKOH
Innalillahi, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia

Innalillahi, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:25

Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi meninggal dunia pada Minggu, 19Juli 2026. Kabar duka tersebut tersebar melalui pesan singkat WhatsApp serta akun-akun dinas di Kota Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Tahanan Kasus Pencabulan Tangerang Gandir di RS Polri, IPW Soroti Dugaan Kelalaian Pengawasan

Tahanan Kasus Pencabulan Tangerang Gandir di RS Polri, IPW Soroti Dugaan Kelalaian Pengawasan

Rabu, 29 Juli 2026 | 19:39

Seorang tahanan Polresta Tangerang berinsial SW, 49, tewas setelah nekat gantung diri di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Minggu ‎26 Juli 2026, lalu.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill