Connect With Us

Dua Sejoli di Cikupa kedapatan bawa Bayi Meninggal

KOKO | Senin, 23 Juni 2014 | 18:43

Dua Sejoli di Cikupa kedapatan bawa Bayi Meninggal (Koko / TangerangNews)

TANGERANG-Setiap pelaku kejahatan selalu meninggalkan jejak. Hal itu setidaknya yang terjadi pada pasangan sejoli yang akhirnya ditangkap petugas Polsek Cikupa, Kabupaten Tangerang karena membunuh bayi hasil hubungannya di luar nikah.
Kedua sejoli tersebut adalah Yayan ,22, dan Nureti ,21, warga asal Pandeglang, Banten.   Keduanya ditangkap saat sedang membawa bayi yang sudah meninggal di depan Pos Polisi Pasar Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Senin (23/6).

Informasi yang didapat, Yayan dan Nureti dicokok setelah anggota polisi mencurigai Nureti yang diboncengkan oleh Yayan, kakinya penuh bercak darah.
"Saat ditanya, mereka mengaku katanya habis kecelakaan. Tapi melihat kondisi tubuh serta sepeda motor yang mereka kendarai tidak ada tanda-tanda bekas kecelakaan, petugas langsung curiga," ujar Kanit Reskrim Polsek Cikupa, Ipda Sumiran.
 
Dari situlah, kecurigaan semakin bertambah setelah Nureti membawa tas punggung yang terlihat nampak berat.
"Tas punggung warna hitam yang dibawanya, memang terlihat berat. Dan setelah diperiksa, ternyata isinya bayi segar yang sudah meninggal. Dari situlah, kedua pelaku langsung dibawa ke Mapolsek," kata Sumiran.

Saat dimintai keterangan di Mapolsek Cikupa, Yayan mengaku,  membunuh bayinya di Jelambar, Jakarta Barat dengan cara menyumpal mulut bayinya dengan menggunakan kantong plastik.
"Disumpal pakai kantong plastik mulutnya," kata Yayan.

Yayan juga mengaku, berniat menguburkan bayi hasil hubungan di luar nikahnya dengan Nureti di daerah Padeglang, tempat asalnya.
 
AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

KOTA TANGERANG
Pabrik Bohlam di Batuceper Tangerang Ludes Terbakar, Pekerja Lari Berhamburan

Pabrik Bohlam di Batuceper Tangerang Ludes Terbakar, Pekerja Lari Berhamburan

Rabu, 16 September 2026 | 15:19

Peristiwa kebakaran melanda sebuah pabrik produksi bohlam yang berlokasi di Jalan Pembangunan I, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Rabu 16 September 2026.

OPINI
Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Jumat, 11 September 2026 | 18:05

Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.

KAB. TANGERANG
Kebakaran Hebat di Kosambi Diduga Dipicu Korleting Lisrik dari Gudang Kasur

Kebakaran Hebat di Kosambi Diduga Dipicu Korleting Lisrik dari Gudang Kasur

Rabu, 16 September 2026 | 18:31

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mengungkap dugaan sementara penyebab kebakaran yang melanda Kawasan Pergudangan Kosambi, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, pada Rabu 16 September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill