Connect With Us

Penitipan Hewan Kebanjiran Order

| Sabtu, 12 September 2009 | 16:37

TANGERANGNEWS-Untuk menjaga hewan peliharaanya agar tetap sehat selama pulang mudik Lebaran Idul Fitri 1430 H, para pemilik hewan peliharaan itu memilih untuk menitipkan hewan kesayanganya di tempat penitipan Hewan. Akibatnya, pemilik tempat penitipan hewan itu kebanjiran order. "Kami sudah banyak menerima telpon dari warga yang ingin menitipkan hewan peliharaannya," kata Hana, karyawan Gracia (Penitipan Hewan) di Jalan Boulevard Gading Serpong Blok AA-3 No 29, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, kemarin. Mayoritas pelanggan, lanjutnya, akan menitipkan hewan peliharaanya pada H-3 Lebaran Idul Fitri atau 18 September 2009 nanti. Sehingga pihak pengelola penitipan hewan tersebut sudah mulai sibuk untuk mempersiapkan segala sesuatunya, termasuk kandang. "Sebagian besar hewan yang akan di titipkan adalah kucing dan anjing," katanya, siang ini. Adapun tempat penampungan hewan itu, katanya, di tempatkan di lantai tiga Ruko Gracia yang memiliki empat orang karyawan. "Selama lebaran ini, kami tinggal di ruko untuk mengurus hewan-hewan itu," kata dia sembari menambahkan biaya penitipan hewan anjing besar berbulu panjang Rp 50 ribu/hari, anjing besar bulu pendek Rp 45 ribu/hari, anjing sedang Rp 35-40 ribu/hari. Sedangkan untuk Kucing biaya penitipannya antara Rp 30-35 ribu/hari. Biaya tersebut, katanya, belum termasuk biaya perawatan, seperti mandi, potong bulu dan sikat gigi yang nilainya mencapai Rp 10-50 ribu. "Apabila pemilik ingin hewannya dimandikan anti jamur, anti kutu, potong bulu dan sikat gigi, ada penambahan biaya," kata Hana. Lebih jauh Hana yang bekerja di tempat penitipan hewan tersebut sejak tiga bulan lalu mengatakan, diluar musim mudik lebaran Idul Fitri, masyarakat yang ingin menitipkan hewan kesanyangannya berjumah sedikit. Itupun hanya dalam waktu satu dua hari. "Untuk setiap harinya, kami banyak melayani mereka yang ingin membeli makanan hewan saja," papar Hana (Dira)
KAB. TANGERANG
Amud Dorong Kolaborasi Atasi Sampah Liar di Kabupaten Tangerang

Amud Dorong Kolaborasi Atasi Sampah Liar di Kabupaten Tangerang

Minggu, 4 Oktober 2026 | 14:27

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhammad Amud mendorong pemerintah daerah memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan sektor swasta untuk mengatasi persoalan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

BANTEN
PLN UID Banten Gelar Simulasi Penanganan Limbah B3, Latih Respons Cepat Kondisi Darurat

PLN UID Banten Gelar Simulasi Penanganan Limbah B3, Latih Respons Cepat Kondisi Darurat

Minggu, 4 Oktober 2026 | 13:36

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar Simulasi Tim Tanggap Darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)

TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill