Connect With Us

Nongkrong Bawa Airsoft Gun, Pemuda di Pasar Kemis Dicokok Polisi

Mohamad Romli | Jumat, 28 Juli 2017 | 18:00

Aparat Polsek Pasar Kemis mengamankan Pemuda berinisial SS, 25, pada Rabu (26/7/2017) malam, karena kedapatan memiliki pistol jenis airsoft gun. (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Jajaran Polsek Pasar Kemis mengamankan seorang pemuda berinisial SS, 25, karena kedapatan memiliki pistol jenis airsoft gun, Rabu (26/7/2017) malam.

Saat diperiksa, ternyata pemuda warga Kampung Kebon Kelapa, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang ini tidak bisa menunjukkan surat-surat sebagai bukti ijin kepemilikan senjata yang biasanya digunakan untuk olahraga menembak tersebut.

Kapolsek Pasar Kemis, Kompol Kosasih mengatakan pemuda tersebut ditangkap saat sedang nongkrong bersama beberapa temannya di Jalan Cilongok, Pasar Kemis Pukul 22.00 WIB.

"Saat itu Tim Resmob sedang melakukan operasi cipta kondisi untuk antisipasi perkara perampasan motor, saat di Jalan Cilongok, ada beberapa pemuda sedang nongkrong ditempat gelap, setelah dilakukan penggeledahan ada yang membawa soft gun," paparnya, Jumat (28/7/2017).

Pemuda tersebut pun kemudian dibawa ke Mapolsek Pasar Kemis. Saat dilakukan pemeriksaan intensif, kata Kosasih, pihaknya mendapatkan keterangan bahwa pemuda dengan rambut dicat pirang tersebut sering melakukan pemalakan dan pemerasan di wilayah Kutabumi, Pasar Kemis.

BARANG BUKTI

"Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan intensif dari mana airsoft gun tersebut didapatkan, serta apakah ada keterkaitannya dengan kasus kejahatan yang belakangan terjadi di wilayah hukum Polsek Pasar Kemis," tambahnya.

Untuk diketahui, saat ini jajaran Polsek Pasar Kemis sedang menyiagakan personelnya untuk melakukan patroli secara intensif pasca terjadi rentetan kasus kejahatan dengan kekerasan sebulan terakhir.(RAZ)

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill