KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Menteri Agama telah mengizinkan pemasangan tenda untuk memperbesar daya tampung gereja pada ibadah Natal 2022, setelah sempat dilarang lantaran pandemi Covid-19.
Natal kali ini, gereja dapat kembali menggelar ibadah natal sebagaimana mestinya dengan kapasitas 100 persen.
Mengetahui kabar ini, pengurus gereja di Tangerang tengah menyiapkan kebaktian maupun misa Natal 2022 secara luring.
Meski begitu, gereja juga tetap menyiapkan saluran streaming agar misa dan kebaktian bisa diikuti secara daring.
Berikut beberapa jadwal misa Natal 2022 di sejumlah paroki di Tangerang seperti dikutip dari tribuntangerang.com, Rabu 21 Desember 2022:
1. Paroki Citra Raya, Kabupaten Tangerang
Misa natal di Gereja Katolik Santa Odilia, Citra Raya, adalah sebagai berikut:
Vigili Natal : Sabtu, 24 Desember 2022 pukul 17.00 WIB
Misa Malam Natal : Sabtu, 24 Desember 2022 pukul 20.00 WIB
Misa Natal : Minggu, 25 Desember 2022 pukul 07.00 WIB | 09.00 WIB | 18.00 WIB
2. Paroki Karawaci, Kota Tangerang
Misa Malam Natal, Sabtu 24 Desember 2022:
Gereja Santo Agustinus: pukul 17.00 WIB | 21.00 WIB
Palem Semi: pukul 17.00 WIB
Bedeng ASG : pukul 18.00 WIB
Misa Natal: Minggu 25 Desember 2022
Gereja Santo Agustinus: pukul 09.00 WIB | 17.00 WIB
Bedeng ASG : pukul 18.00 WIB
3. Paroki Curug, Kabupaten Tangerang
Misa Natal di Paroki Curug, Kabupaten Tangerang, diselenggarakan di Gereja St Helena. Berikut ini jadwalnya:
Misa Malam Natal: Sabtu 24 Desember 2022: pukul 17.00 WIB | 21.00 WIB
Misa Natal: Minggu 25 Desember 2022: pukul 06.30 WIB | 09.00 WIB | 17.00 WIB
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGNyeri lutut ketika menaiki tangga atau panggul yang terasa sakit saat berjalan kerap dianggap sebagai keluhan biasa, terutama pada orang yang mulai memasuki usia lanjut.
Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews