Connect With Us

RSUD Kabupaten Tangerang Latih Puluhan Nakes Mitigasi Bencana Hidrometeorologi

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 16 November 2024 | 13:35

RSUD Kabupaten Tangerang memberi pelatihan mitigasi bencana hidrometeorologi kepada sebanyak 44 tenaga kesehatan (nakes) puskesmas, Sabtu 16 November 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-RSUD Kabupaten Tangerang menggelar mitigasi bencana hidrometeorologi dengan memberi pembekalan cara pencegahan kepada sebanyak 44 tenaga kesehatan (nakes) puskesmas.

Pelatihan ini bekerja sama dengan Departemen Anestesiologi, Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dan Rumah Sakit dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Wakil Direktur RSUD Kabupaten Tangerang Mohamad Rifki menilai kegiatan ini penting untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan tentang kebencanaan hidrometeorologi.

Termasuk upaya-upaya kedaruratan, pengurangan resiko dan penanganan pasca bencana.

"Pemahaman nakes perlu ditingkatkan, guna memiliki respon cepat dan efektif dalam menghadapi perubahan iklim yang berpotensi bencana hidrometeorologi, terutama banjir yang menjadi ancaman serius di wilayah Kabupaten Tangerang," katanya, Sabtu 16 November 2024.

Dia menjelaskan, pelatihan tersebut bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan respon cepat dalam situasi darurat, serta merupakan program rutin dalam penyelenggaraan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah sakit atau Puskesmas.

dr. Andi Ade dari Departemen Anestesiologi, Terapi Intensif FKUI menegaskan kegiatan ini bentuk pembaktian ilmu tentang penanganan kebencanaan.

Sebab, bencana datang secara tiba-tiba sehingga memerlukan penanganan yang cepat dan terstruktur.

"Semoga materi yang kita berikan bisa diterapkan para peserta dalam penanggulangan bencana secara terstruktur dan meminimalisir kerugian yang ditimbulkan," jelasnya.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45

Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill