Connect With Us

Cegah Bullying, Dindik Kabupaten Tangerang Terapkan Pembatasan Gadget bagi Siswa

Muhamad Yusri Hidayat | Kamis, 20 November 2025 | 14:01

Ilustrasi anak bermain gadget (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang mengimbau seluruh kepala SD dan SMP di wilayah tersebut agar menerapkan pembatasan penggunaan gadget bagi para siswa.

Sekretaris Dindik Kabupaten Tangerang Agus Supriatna menjelaskan keputusan ini diterapkan sebagai langkah pencegahan agar kasus perundungan maupun bentuk kekerasan di kalangan pelajar tidak kembali terjadi.

"Dinas Pendidikan sudah memberikan peringatan tentang bahayanya media sosial bagi anak didik. Kami memberikan arahan untuk kepala sekolah agar membuat kebijakan pembatasan penggunaan gadget di sekolah," jelasnya, Kamis 20 November 2025.

Selain itu, Agus meminta para guru untuk meningkatkan pengawasan terhadap perilaku siswa di sekolah, termasuk memonitor aktivitas mereka di media sosial.

"Selalu memonitoring perilaku anak didik di kelas untuk menghindari adanya bullying di sekolah, baik secara fisik maupun melalui media sosial," ucapnya.

Menurut Agus, dunia digital idealnya menjadi sarana pembelajaran yang positif bagi siswa. Namun ia mengakui bahwa berbagai konten di internet juga bisa membuat anak mudah terpengaruh hal-hal negatif.

Karena itu, ia menilai peran pengawasan dari guru dan orang tua sangat diperlukan.

"Kita harus menjadi teladan dalam membangun budaya digital yang sehat, positif, dan edukatif, serta mengedukasi peserta didik agar menggunakan media sosial sebagai ruang belajar, berbagi kebaikan, dan menumbuhkan empati," tutupnya.

KAB. TANGERANG
Pembakar Sampah Liar di Kabupaten Tangerang Bisa Dipenjara 6 Bulan dan Denda Rp50 Juta

Pembakar Sampah Liar di Kabupaten Tangerang Bisa Dipenjara 6 Bulan dan Denda Rp50 Juta

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:27

Pemerintah Kabupaten Tangerang (Pemkab) Tangerang akan menindak tegas pelaku pembakaran sampah liar dengan menjerat hukuman penjara 6 bulan atau denda Rp50 Juta.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Geber Dokumen Kesiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan 6,3 Hektare

Pemkot Tangerang Geber Dokumen Kesiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan 6,3 Hektare

Selasa, 28 Juli 2026 | 17:32

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memulai penyusunan dokumen kriteria kesiapan (readiness criteria), sebagai bagian dari dukungan terhadap rencana pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill