Connect With Us

Jelang Imlek 2026 Pengrajin Lampion Raksasa di Tangerang Mulai Dibanjiri Pesanan

Muhamad Yusri Hidayat | Rabu, 4 Februari 2026 | 18:50

Tengu Decoration di Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, membuat pesanan lampion Imlek 2026. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Menjelang perayaan Imlek tahun 2026, bengkel dekorasi Tengu Decoration yang terletak di Jalan Swadaya, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, mulai dibanjiri pemesanan pembuatan lampion. 

‎Dentang besi, bisingnya bunyi mesin gerinda dan desisan mesin las dipadukan dengan warna merah menyala di bengkel kerja Tengu Decoration pada Rabu 4 Februari 2026.

‎Sejak pagi, para pekerja terlihat saling bahu-membahu memotong dan mengelas besi, merangkai lampu, hingga membentangkan kain bergambar untuk mempercantik sudut kota di Jabodetabek.

‎Lampion raksasa itu dirancang sebagai dekorasi, bisa untuk ruang terbuka maupun ruang tertutup. Motifnya pun bermacam-macam, dari bentuk dua dimensi hingga tiga dimensi, dengan sentuhan seni yang kuat.

Berhubung shio pada Imlek tahun ini yaitu kuda, terlihat banyak ornamen berbentuk kuda mengisi sudut-sudut bengkel tersebut. 

‎"Kalau untuk momen Imlek itu menyesuaikan Shio, kalau tahun ini kan kuda, jadi membuat ornamen kuda," kata pengrajin di Tengu Decoration, Sutrisno.

‎Beberapa pihak swasta memesan ornamen tersebut untuk mendekorasi kantor, mall, dan ruang publik yang dikelolanya agar terlihat ramai dengan pernak-pernik imlek dengan sentuhan ciamik sang pengrajin.

Beberapa di antaranya, akan dipasang di Kawasan SCBD, Lippo Karawaci dan Bundaran HI.

‎Lama pembuatan untuk satu lampion itu bervariatif, antara 2 minggu hingga 1 bulan, tergantung tingkat kesulitan lampion yang dipesan.

Setelah konsep visual disepakati dengan klien barulah proses pembuatan lampion itu dilakukan. Setelah itu, rancangan tersebut diaplikasikan menjadi rangka besi, dipasangi lampu, lalu disarungi kain bergambar agar terlihat lebih hidup saat dinyalakan. 

‎"Untuk tingkat kesulitannya itu berbeda-beda, tergantung desain yang diminta sama konsumen," tutur Sutrisno.

‎Sejak tahun 2010, bengkel milik Beny Laksono ini dipercaya untuk mengerjakan ornamen saat perayaan besar, baik oleh pemerintah maupun swasta.

‎"Kita pernah mendekor untuk momen Natal di kawasan Freeport, Papua, waktu itu dan menjadi yang paling jauh," jelas Beny.

‎Selama 16 tahun berjalan, perusahaan rintisan Beny kian bertambah pesat. Pesanan demi pesanan kerap membuat timnya harus bekerja lebih keras.

Tidak jarang, Beny harus merekrut tenaga kerja tambahan demi menyelesaikan pesanan sesuai target waktu.

‎"Tantangannya itu permintaan klien itu beda-beda, kalau tiga dimensi itu kita terbatas sama waktu, jadi kita harus membagi tugas," ujar Beny.

‎Beny menjelaskan, satu paket dekorasi itu dihargai berkisar Rp50 juta hingga Rp 200 juta, tergantung banyaknya yang dipesan dan tingkat kesulitan. 

‎Beny menerangkan, harga yang dibayarkan oleh pengguna jasanya itu sudah meliputi biaya produksi, maintenance, hingga pembongkaran dekorasi.

‎"Selama ini kita mencoba menjaga kepercayaan klien dengan pelayanan yang kita berikan," terangnya.

NASIONAL
Gandeng 7 Pengembang, Proyek MRT Fase 2 Kembangan-Balaraja Resmi Dimulai

Gandeng 7 Pengembang, Proyek MRT Fase 2 Kembangan-Balaraja Resmi Dimulai

Rabu, 4 Februari 2026 | 19:48

Kabar gembira bagi para komuter yang setiap hari berkutat dengan kemacetan di perbatasan Banten dan Jakarta. Proyek MRT Lintas Timur–Barat Fase 2 rute Kembangan–Balaraja resmi memasuki babak baru.

WISATA
10 Makanan Italia Selain Pizza yang Tak Kalah Dikenal

10 Makanan Italia Selain Pizza yang Tak Kalah Dikenal

Senin, 2 Februari 2026 | 10:39

Kuliner Italia memang sangat mendunia, dan tak bisa dimungkiri, pizza menjadi salah satu ikonnya. Namun, apakah Anda tahu jika sebenarnya ada begitu banyak hidangan Italia lain yang kelezatannya tak kalah populer?

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill