Connect With Us

Terapkan 50 Persen WFH, Pemkab Tangerang Batasi Penggunaan Listrik di Kantor Dinas

Muhamad Yusri Hidayat | Jumat, 3 April 2026 | 19:06

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menginstruksikan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berada di wilayahnya untuk menghemat konsumsi energi usai penutupan Selat Hormuz, Iran yang berdampak pada pasokan energi. 

‎Ia mengatakan instansi yang tidak bersentuhan langsung atau yang memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk tidak menggunakan peralatan listrik selama jam kerja jika tidak ada kepentingan mendesak. 

‎Pasalnya, pegawai di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut hanya 50 persen saja yang bekerja di kantor dan sisa pegawai lainnya Work From Home (WFH). 

‎"Kita akan umumkan agar OPD yang bukan bagian pelayanan untuk tidak menggunakan perangkat yang menggunakan listrik, sebagai upaya penghematan energi," ujar Maesyal pada Jumat 3 April 2026.

‎Maesyal menuturkan, kebijakan tersebut akan mulai diberlakukan pada Senin 6 April 2026 di sejumlah instansi yang tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat. 

‎"Nanti hari Senin akan kita umumkan," tuturnya. 

‎Selain itu, Maesyal juga menginstruksikan agar ASN yang sedang WFH untuk menggunakan transportasi umum bilamana ingin keluar karena ada keperluan mendesak. 

‎"Kita suruh kerja di rumah agar dia tidak berangkat ke mana-mana, jika ada keperluan yang sifatnya mendesak, mereka bisa naik kendaraan umum," jelasnya. 

‎Sebelumnya, Maesyal menerangkan kebijakan WFH untuk ASN ini akan dilakukan pada hari Jumat 10 Februari 2026.

‎"Kebijakan WFH dari pemerintah pusat, kita akan segera menindaklanjuti juga pemberlakuan WFH bagi organisasi perangkat daerah yang mengelola administrasi pada pekan depan," ujarnya, pada Kamis 2 April 2026.

‎Maesyal menyebut, skema penerapan kebijakan WFH ini hanya berlaku untuk 50 persen ASN yang tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat.

‎Adapun untuk ASN yang tetap bekerja Full masuk kerja meliputi Puskesmas, RSUD, Kantor Kecamatan, Disdukcapil, BPBD, Satpol PP, Bapenda, DPMPTSP, dan Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Perhubungan.

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

SPORT
ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo

ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo

Jumat, 4 September 2026 | 12:17

ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill