Connect With Us

Filosofi dan Makna Logo Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang, Ada Unsur Obor hingga Ayam Wareng

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 22 September 2026 | 08:20

Ilham Azi Fadilah, pemenang Lomba Cipta Karya Logo HUT ke-394 Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Fahrul Dwi Putra)

TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang resmi meluncurkan logo Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Senin 21 September 2026.

Logo tersebut merupakan karya Ilham Azi Fadilah yang terpilih sebagai pemenang Lomba Cipta Karya Logo HUT ke-394 Kabupaten Tangerang.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, logo tersebut menjadi bagian dari identitas peringatan hari jadi sekaligus membawa pesan mengenai arah pembangunan Kabupaten Tangerang. 

Tema “Terus Bergerak Semakin Berdampak” dipilih untuk menggambarkan semangat daerah dalam menjalankan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Logo ini bukan hanya sebagai identitas Hari Jadi Kabupaten Tangerang, tetapi juga menggambarkan semangat kita untuk terus bergerak dan memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat,” ujar Maesyal.

Lomba Cipta Karya Logo HUT ke-394 Kabupaten Tangerang sebelumnya diikuti 89 peserta. Karya yang masuk diseleksi melalui tahapan administrasi dan teknis, kemudian dilanjutkan dengan penilaian desain hingga menyisakan tiga peserta pada tahap akhir.

Ilham Azi Fadilah akhirnya terpilih sebagai pemenang. 

Ia merancang logo dengan mengolah angka 394 menjadi bentuk visual yang terinspirasi dari berbagai unsur lokal Kabupaten Tangerang.

Tema “Terus Bergerak Semakin Berdampak” dituangkan melalui visual obor dengan kobaran api. 

Menurut Ilham, setiap angka dalam logo memiliki makna yang berkaitan dengan karakter, budaya, dan kondisi geografis Kabupaten Tangerang.

“Angka tiga saya ambil dari batik Kacang Benih Cisoka. Ini melambangkan semangat untuk terus berkarya dengan kearifan lokal dan budaya Kabupaten Tangerang,” ujar Ilham.

Sementara angka sembilan mengambil inspirasi dari kondisi geografis Kabupaten Tangerang yang memiliki wilayah pesisir. 

Bentuk ombak yang terdapat pada angka tersebut menggambarkan dinamika serta pembangunan yang terus bergerak.

“Untuk angka empat, saya terinspirasi dari ayam wareng yang merupakan satwa endemik Kabupaten Tangerang. Ayam wareng ini melambangkan masyarakat Tangerang yang lincah, gesit, tegas, dan berani untuk terus maju dan bertumbuh,” katanya.

Berbagai unsur tersebut kemudian disatukan menjadi visual api yang dinamis. 

Ilham menjelaskan, bentuk api menggambarkan semangat Kabupaten Tangerang untuk terus tumbuh dan bergerak maju.

Sementara pancaran cahaya api ke berbagai arah memiliki makna pembangunan yang diharapkan dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat tanpa membedakan kelompok.

“Jadi, dari keseluruhan elemen itu saya ingin menggambarkan semangat Kabupaten Tangerang yang terus bergerak, terus tumbuh, dan memberikan dampak bagi masyarakat,” pungkasnya.

BISNIS
PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

Kamis, 17 September 2026 | 16:01

PT Selaras Jaya Sakti, distributor resmi produk marine coating dan protective coating dari merek International Paint (AkzoNobel), memperkuat jaringan bisnis dan kedekatan dengan mitra industri di wilayah Banten.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

BANDARA
WN China Kendalikan Peredaran Vape Etomidate yang Dijual ke Jule, Untung Rp700 Ribu Per Cartridge

WN China Kendalikan Peredaran Vape Etomidate yang Dijual ke Jule, Untung Rp700 Ribu Per Cartridge

Senin, 21 September 2026 | 18:46

Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta membongkar jaringan peredaran rokok elektronik (vape) berisi zat berbahaya etomidate.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill