Connect With Us

Pengangguran di Cikupa gantung diri dengan tali sepatu

| Kamis, 4 Oktober 2012 | 21:45

Gantung diri (tangerangnews / dira)

 

 
TANGERANG-Iwan Ridwan ,42, warga Kampung Cerewed Desa Sukadamai Kecamatan Cikupa nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Jasadnya pertama kali ditemukan oleh anaknya, dalam posisi tergantung di atas plafon kamar dengan tali sepatu.

Pria pengangguran ini diduga nekat mengakhiri hidupnya karena stres terlilit hutang. Kasi Humas Polsek Cikupa Aipda Ngadiyon mengatakan, jasad Iwan pertama kali ditemukan oleh anaknya bernama Wildan (20) usai pulang kerja, sekitar pukul 20.30 WIB.

"Korban ditemukan tewas dengan posisi tergantung di plafon kamarnya, dengan tali sepatu warna merah," ungkapnya Kamis (4/10).

Namun, saat dilaporkan ke Polsek Cikupa, jasad korban sudah dimandikan dan dibungkus kain kafan. Pihak keluarga juga menolak untuk dilakukan autopsi kepada korban, guna penyelidikan lebih lanjut.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan lainnya, yang ada hanya bekas jeratan tali di leher korban," ucapnya.

Berdasarkan informasi yang didapat polisi, korban nekat mengakhiri hidupnya karena stres terlilit hutang. Ditambah lagi kondisi ekonomi korban yang sedang tidak stabil.

"Sejauh ini kasus gantung diri di wilayah Cikupa jarang terjadi. Kebanyakan faktor yang membelakangi kasus ini kebanyakan akibat masalah ekonomi," ungkapnya.

TEKNO
Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Tiga Analisis Teknikal Ini Beri Gambaran

Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Tiga Analisis Teknikal Ini Beri Gambaran

Kamis, 2 Juli 2026 | 13:28

Pergerakan harga Bitcoin kembali menjadi perhatian setelah sejumlah analis menemukan sinyal teknikal yang dinilai cukup menjanjikan.

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

KOTA TANGERANG
Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill