Connect With Us

Kota Tangerang Targetkan Pajak Daerah Rp 1,066 T

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 7 Januari 2015 | 20:00

Ilustrasi Uang (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)

TANGERANG-Pemerintah Kota Tangerang menargetkan pencapaian di Tahun 2015 sebesar Rp 1,066 Triliun. Jumlah tersebut meningkat 13 persen dari target pada tahun lalu, yakni sebesar Rp949,5 miliar. Sementara dengan realisasi sampai dengan 31 Desember 2014 lalu, sebesar Rp 1,055 Triliun.

 Kabid Pajak Daerah dan Pendapatan Lain DPKAD Kota Tangerang M Arfan menjelaskan, pajak daerah tersebut terdapat dalam beberapa sektor. Diantaranya adalah, pajak hotel sebesar Rp 33.400.000.000, restoran Rp 179.300.000.000, hiburan Rp 19.500.000.000, reklame Rp 28.000.000.000, PJU Rp 144.800.000.000, parkir swasta Rp 46.000.000.000, air tanah Rp 5.500.000.000, BPHTB Rp 290.850.000.000 serta PBB Rp 319.000.000.000.

 “Kita optimis target tersebut bisa tercapai, bahwa melebihi target,” jelasnya, Rabu (7/1). Arfan juga mengakui dalam teknis pelaksanaannya, kebocoran pun bisa saja terjadi. Namun, pengawasan dilapangan yang rutin dilakukan, setidaknya dapat memberikan efek positif bagi persoalan tersebut.

 "Kami kan rutin melaksanakan kroscek lapangan. Kita lihat dan sinkronkan datanya, jadi bisa ketahuan kalau ada selisihnya. Dan kami pun akan kenakan biaya kurang bayar serta pengenaan denda, jika memang ditemukan," pungkasnya.
 
 
OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

BANTEN
Pencak Silat Didorong Jadi Ekskul dan Mulok Sekolah di Banten

Pencak Silat Didorong Jadi Ekskul dan Mulok Sekolah di Banten

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:26

Pemerintah Provinsi (Pemptov) Banten mendorong agar seni bela diri tradisional pencak silat dapat dijadikan sebagai muatan lokal (mulok) maupun kegiatan ekstrakurikuler di berbagai satuan pendidikan.

TANGSEL
Banyak Warga Belum Tersosialisasi, Penutupan Jembatan Merpati Raya Ciputat untuk Rekonstruksi Ditunda

Banyak Warga Belum Tersosialisasi, Penutupan Jembatan Merpati Raya Ciputat untuk Rekonstruksi Ditunda

Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:47

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) menunda rekonstruksi Jembatan Merpati Raya di Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat, hingga waktu yang belum ditentukan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill