Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-PT Angkasa Pura II menyelenggarakan mudik gratis untuk 2.000 pemudik bertajuk Mudik Bareng Guyub Rukun dalam program Mudik Bareng BUMN 2018.
Hal ini bertujuan dalam rangka mewujudkan mudik lebaran yang aman dan nyaman menuju kampung halaman.
Tahap pertama pelepasan mudik lebaran gratis tersebut dilakukan dari Gedung 601, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (8/6/2018).
Secara simbolis pelepasan pemberangkatan dipimpin langsung oleh Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awalludin.
Awalludin mengatakan, pada tahun ini pihaknya memberangkatkan total 2.000 pemudik dengan menggunakan 50 armada bus ke kota tujuan di antaranya Lampung dan Jawa Tengah.
"Ini kita senang sekali karena tahun lalu kita hanya 22 bus dengan 800 peserta. Jadi tahun ini bisa dua kali lipat lebih kuota peserta yang ikut mudik," ujar Awalludin.
Menurutnya, peserta mudik gratis ini berasal dari Komunitas Bandara Soekarno-Hatta dan sebagian besar dari warga Tangerang.
Awalludin berharap para pemudik dapat tiba ke kampung halamannya dengan selamat dan bisa merayakan hari raya idul fitri bersama keluarganya.
"Mudah-mudahan program ini ke depan terus berjalan dan jumlah pesertanya akan terus bertambah lagi. Semoga lancar diperjalanan dan sampai tujuan," imbuhnya.
Satu dari ribuan pemudik, Intan mengatakan dengan adanya program Mudik Bareng BUMN ini, ia dan keluarganya merasa terbantu.
"Saya sengaja memang pengen nyari mudik gratis. Karena dalam hal ini kita sebagai masyarakat biasa merasa terbantu kan makasih banget," ucapnya.(RAZ/RGI)
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGProvinsi Banten menjadi wilayah dengan angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang cukup memprihatinkan sepanjang Januari hingga September 2026.
Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh
Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews