Connect With Us

Demi Motor, Polisi Gadungan Tikam Saudara Sendiri

| Selasa, 31 Maret 2009 | 22:11

TANGERANGNEWS.COM-Seorang Polisi gadungan menikam saudaranya sendiri di kontrakannya di Jalan H Mustofa No. 29 Kelurahan Poris Plawad Utara, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang hanya karena ingin mengambil sepeda motor, pada Jumat (27/3) lalu. Polisi akhirnya berhasil membekuk Untung, 28, warga Jl. Al Fur’Qon, RT 03/03, Kelurahan Poris Plawad Utara, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, ditempat persembunyiannya di kota Bogor, pada Selasa (31/3). Barang bukti yang berhasil didapatkan yakni sepeda motor Supra x bernopol B 6265 KC, kunci inggris, kamera digital, pisau dapur dan seragam Polri berpangkat Brigadir Kepala (Bripka) Kapolsek Cipondoh AKP Sukarna Jaya mengatakan, untung adalah pelaku pembunuhan dan perampokan sadis terhadap Hartono, namun aparat kepolisian berhasil menangkapnya di Lewiliang, Bogor. Untung juga terpaksa dilumpuhkan dengan ditembak kakinya karena ingin melarikan diri tetapi langsung dibawa ke Rumah Sakit terdekat untuk diobati. “Setelah menjual sepeda motor milik korban, tersangka kabur ke Bogor, setelah mendapatkan informasi kita membekuknya disana,” katanya. Untung mengaku membunuh saudaranya karena kesal, dia pernah dimarahi saudaranya hanya karena tidak izin meminjam HP. lalu saat sedang tidur, korban dihantam kepalanya dengan kunci inggris yang dan menusuknya dengan pisau dapur," ujarnya. Atas perbuatannya tersangka terancam Pasal 340 dan 365 KUHP, tentang pembunuhan berencana dan pencurian dengan ancaman penjara maksimal seumur hidup atau hukuman mati dan minimal 20 tahun penjara.(rangga)
TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill