Connect With Us

Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis di Kota Tangerang Pakai Dana BOS

Yanto | Kamis, 1 Agustus 2024 | 17:29

Uji coba operasional dapur program makan bergizi gratis di Rumah Makan Bambu Oju, Neglasari, Kota Tangerang, Kamis 1 Agustus 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Pejabat (PJ) Wali Kota Tangerang Nurdin mengatakan pihaknya menyediakan dana bantuan operasional sekolah (BOS) untuk uji coba coba program makanan gratis di sekolah negeri.

"Iya sudah dialokasikan anggaran BOS daerah sementara, besar anggaran perporsi hanya Rp15.000 hingga Rp20.000. Namun untuk uji coba hari ini hanya menggunakan Rp17.500, sudah termasuk minum susu," katanya saat meninjau uji coba, Kamis 1 Agustus 2024.

Adapun hari ini, uji coba program pemerintah pusat tersebut di dua SD yakni SDN 04 dan SDN 05 Sukasari dan dua SMP yakni SMPN 04 Kota Tangerang dan Mts Asy-Syukriyyah.

Nurdin menambahkan, uji coba program tersebut merupakan bagian dari visi dan misi yang menjadi andalan presiden dan wakil presiden terpilih, untuk mendorong generasi yang sehat dan cerdas bagi Indonesia.

"Untuk program prioritas presiden terpilih akan masuk komponen pembiaya dan ditanggung oleh APBN. Nanti kita akan menerima kebijakan dari pemerintah tersebut," katanya Nurdin.

Sementara, Ketua Tim Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) Taviota Bay mengaku sangat mendukung uji coba program makan bergizi gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Tangerang.

"Ini langkah awal untuk investigasi yang dimana terkait program-program makan bergizi gratis, sampai di mana permasalahan yang timbul, dalam proses ini ada berapa aspek perimeter untuk presiden terpilih saat ini," ujarnya.

Namun, untuk saat ini pemerintah masih kekurangan susu. Kebutuhan susu nasional yang dihasilkan sehari untuk program makan bergizi memerlukan 7 juta liter. Sedang Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) hanya menyerap 20 persen, atau sekitar 1.5 juta liter.

"Kita masih kekurangan cukup besar susu, GKSI saja masih kurang perharinya. Masih kita kaji, kota prioritas pertama kita cari koperasi yang ada di GKSI saat ini," paparnya.

Taviota Bay, menambahkan kenapa memilih Kota Tangerang serta Kota Cilegon sebagai uji coba program, karena dianggep daerah yang pangannya sangat baik.

"Wilayah ini daerah membumbung pangannya sangat cukup baik, kita juga akan melakukan ke wilayah membumbung pangan yang tidak baik, tapi secara tahap," imbuhnya. 

HIBURAN
Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:36

ARYADUTA Lippo Village, Tangerang, menghadirkan perayaan Halloween bertajuk MIDNIGHT SPELL: A Night of Music, Magic & Mystery pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill