Connect With Us

Antisipasi Pohon Tumbang di Musim Hujan, Pemkot Tangerang Siapkan 4 Tim Penebangan

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 19 September 2024 | 18:37

Petugas menebang pohon yang rawan tumbang di Kota Tangerang, Rabu 19 September 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata secara rutin melakukan pemeliharaan pohon termasuk, untuk menghadapi anomali cuaca dan peralihan musim kemarau menuju musim penghujan.

Pemeliharaan dilakukan dengan mengerahkan petugas yang terdiri dari empat tim, untuk melakukan pemangkasan maupun penebangan pohon sebagai langkah antisipasi terjadinya pohon tumbang.

Tiga tim sudah memiliki jadwal untuk melakukan pemeliharaan dan satu tim ditugaskan saat kondisi darurat ataupun penanganan dari permintaan masyarakat.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang Rizal Ridolloh menjelaskan, untuk titik sasarannya yakni pohon yang berada di ruang terbuka hijau yang dinilai rawan dan telah diasuransikan.

Sedangkan permintaan masyarakat ada di sekitar lingkungannya.

"Tiap hari kita ada 4 tim itu menyebar di 13 kecamatan, 3 tim sudah ada jadwal, satu tim sifatnya darurat," jelasnya Rabu 18 September 2024, siang.

Rizal melanjutkan, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan BPBD Kota Tangerang dan kecamatan untuk melakukan mitigasi pohon yang dinilai rawan tumbang dan perlu dilakukan tindakan segera.

"Pemeliharaan kita lakukan jelang musim hujan, angin kencang dan sebagainya sebagai antisipasi bencana, serta melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan maupun BPBD untuk lakukan mitigasi," sambungnya.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menerima permohonan pemangkasan atau penebangan pohon dari masyarakat dan dipastikan tanpa ada pungutan biaya atau gratis.

"Bagi masyarakat yang ingin gunakan jasa kami dipastikan gratis tidak dipungut biaya, jadi silakan sampaikan di aplikasi Tangerang LIVE atau bersurat kepada kami atau langsung kepada petugas di lapangan," tutupnya.

KAB. TANGERANG
Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46

Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.

TANGSEL
Korban Ledakan Pasar Cimanggis Luka Bakar 82 Persen, Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Pengobatan

Korban Ledakan Pasar Cimanggis Luka Bakar 82 Persen, Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Pengobatan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 22:54

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel memastikan mengawal penanganan medis dan pembiayaan perawatan korban ledakan ruko di kawasan Pasar Cimanggis yang terjadi pada Rabu 14 Oktober 2026, malam.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill