Bayi Sulit Menyusu Belum Tentu Tongue Tie, Ini Penjelasan Dokter
Jumat, 16 Oktober 2026 | 10:36
Bayi yang kesulitan menyusu memang kerap membuat orang tua khawatir, terlebih ketika muncul dugaan tongue tie atau kondisi yang membatasi gerakan lidah.
TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) mengimbau masyarakat untuk tidak lengah dan tetap waspada terhadap sejumlah penyakit yang timbul pada musim penghujan dan juga saat bencana banjir.
Kepala Dinkes Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menyatakan musim penghujan atau banjir membawa lebih dari sekadar air.
Sejumlah penyakit yang kerap muncul pada musim hujan dan banjir salah satunya adalah diare, karena minimnya sumber air bersih dan kurangnya menjaga kebersihan individu.
"Kemudian demam berdarah berasal dari nyamuk aedes aegypti. Maka bersihkan genangan air yang dapat memicu perkembangbiakan nyamuk tersebut," katanya, Kamis 28 November 2024.
Selanjutnya adalah leptospirosis, yakni penyakit zoonosis yang disebabkan bakteri leptospira yang ditularkan melalui hewan, seperti kencing tikus.
“Selain itu, ada ISPA gangguan pernapasan karena bakteri, virus dan berbagai mikroba yang terbawa saat banjir. Serta penyakit kulit infeksi atau alergi kebersihan yang tidak terjaga dengan baik,” kata dr. Dini.
Untuk itu, dr. Dini mengimbau kepada warga agar melindungi diri dari penyakit dengan menjaga kebersihan dan kesehatan adalah hal yang utama.
“Ayo, biasakan hidup bersih dengan memulai dari mencuci tangan, kaki dengan sabun dan air mengalir setelah beraktivitas,” tutupnya.
Bayi yang kesulitan menyusu memang kerap membuat orang tua khawatir, terlebih ketika muncul dugaan tongue tie atau kondisi yang membatasi gerakan lidah.
TODAY TAGTiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews