Connect With Us

Dorong Ketahanan Pangan, Pemkot Tangerang Targetkan Produksi 7,2 Ton Gabah Tiap Hektare

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 8 April 2025 | 15:22

Wali Kota Tangerang Sachrudin saat panen raya padi serentak di Selapajang, Kota Tangerang, Senin 7 April 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan, Pemerintah Kota Tangerang akan memaksimalkan pengelolaan lahan dengan target 7,2 ton gabah per hektare.

"Kemudian beras yang dihasilkan oleh petani di Kota Tangerang dibeli langsung oleh BULOG dengan harga Rp6.500," ujar Wali Kota Tangerang Sachrudin saat melakukan Panen Raya Padi Serentak, Senin 7 April 2025.

Sachrudin mengatakan, saat ini di Kota Tangerang terdapat 98 hektare lahan kosong serta 13 kelompok tani dan 113 kelompok wanita tani (KWT). Hal ini menjadi bukti bentuk swasembada pangan di Kota Tangerang.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun menyampaikan, beragam bantuan dari Pemkot Tangerang juga diberikan dalam Panen Raya Serentak ini.

Pemberian traktor, pompa air serta meminjamkan alat pengolahan sawah untuk petani di Kota Tangerang.

“Selain bantuan itu juga kita perbaiki saluran irigasi yang bermasalah, dengan harapan walau di musim kemarau nanti para petani tetap bisa menghasilkan panen yang maksimal,” jelasnya di Selapajang.

Muhdorun berharap, dengan adanya program pemerintah pusat yaitu swasembada pangan, masyarakat diimbau untuk bisa melaksanakan urban farming di Kota Tangerang.

Dengan demikian, masyarakat Kota Tangerang bisa mandiri dalam memproduksi pangan.

“Pemanfaatan urban farming baik di sektor pertanian, perkebunan dan perikanan dengan cara yang tepat, bisa membantu Kota Tangerang dalam keberhasilan swasembada pangan sesuai dengan program pemerintah pusat,” tutupnya.

Diketahui, Pemerintah Republik Indonesia melakukan Panen Raya Padi Serentak di 14 provinsi salah satunya ialah Provinsi Banten. Kota Tangerang pun menjadi saah satu kota dari Provinsi Banten yang melakukan giat panen padi serentak ini.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

OPINI
Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:50

Penjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

KOTA TANGERANG
Kebut Pengerjaan, Menteri PUPR Targetkan Normalisasi Kali Angke Tangerang Rampung Desember 2026

Kebut Pengerjaan, Menteri PUPR Targetkan Normalisasi Kali Angke Tangerang Rampung Desember 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

TANGERANGNEWS.com-Upaya penanganan banjir di Kota Tangerang dan wilayah sekitarnya terus dikebut melalui proyek percepatan normalisasi Kali Angke.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill