Connect With Us

Pemkot Tangerang Gelar Konser Amal Peduli Bencana Sumatera, Aceh, dan Jawa, Donasi Terkumpul Hampir Rp1 M

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 13 Desember 2025 | 21:57

Wali Kota Tangerang Sachrudin memberikan sambutan dalam Konser Amal Aksi Peduli Bencana Sumatera, Aceh, dan Jawa di Taman Elektrik Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Sabtu, 13 Desember 2025. (@TangerangNews / Fahrul Dwi Putra)

TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menggelar Konser Amal Aksi Peduli Bencana Sumatera, Aceh, dan Jawa di Taman Elektrik Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Sabtu, 13 Desember 2025. 

Konser amal tersebut dipandu oleh presenter Yadi Sembako. Selain menikmati hiburan musik, para pengunjung juga dapat langsung menyalurkan donasi yang diperuntukkan bagi korban bencana di Sumatera, Aceh, dan Jawa.

Wali Kota Tangerang Sachrudin menyampaikan, kegiatan ini digelar bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk kepedulian yang lahir dari hati.

“Kami sangat mendukung sepenuhnya kegiatan ini karena kegiatan ini bukan seremonial belaka, tapi kegiatan yang kita laksanakan dari hati untuk membantu saudara-saudara kita yang mendapat musibah di Sumatera dan Aceh,” ujar Sachrudin dalam sambutannya.

Sachrudin mengungkapkan, Pemkot Tangerang juga akan mengirimkan personel beserta relawan ke daerah terdampak bencana. 

Ia menyebut, sejumlah wilayah saat ini tengah menghadapi potensi bencana seperti hujan lebat dan tanah longsor, sehingga Kota Tangerang pun telah menetapkan status siaga bencana.

“Pemkot Tangerang pun sudah mengumpulkan donasi dari para pegawai Pemerintah Kota Tangerang sebesar kurang lebih Rp500 juta. Dan dana yang terkumpul pada malam hari ini sudah mencapai Rp822 juta 823 ribu rupiah. Insya Allah mudah-mudahan akan bertambah terus,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi, baik melalui donasi materi, tenaga, pikiran, maupun doa, seraya berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para korban bencana.

Sementara itu, Ketua Aksi Amal Ika Lestari menambahkan, konser amal tersebut merupakan bentuk nyata solidaritas masyarakat Kota Tangerang terhadap saudara-saudara sebangsa yang tertimpa musibah.

“Ini menjadi wadah bagi kita untuk menyalurkan empati menjadi aksi nyata,” ujar Ika.

Ia menjelaskan, bencana alam seperti banjir bandang, tanah longsor, dan erupsi gunung berapi yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera, Aceh, dan Jawa telah berdampak pada ratusan jiwa serta ribuan rumah warga. 

Karena itu, bantuan yang terkumpul akan disalurkan secara transparan melalui pemerintah dan unsur terkait agar tepat sasaran.

“Dana yang telah terkumpul hampir mendekati Rp1 miliar rupiah ini akan disalurkan secara transparan dan langsung kepada pihak-pihak yang membutuhkan,” ucapnya.

Ika berharap konser amal tersebut dapat menjadi momentum kebersamaan sekaligus penguatan rasa empati masyarakat. 

Ia mengajak seluruh pengunjung untuk menikmati acara sambil terus membuka hati untuk berdonasi dan mendoakan para korban bencana.

“Semoga kebaikan kita semua mendapatkan balasan yang berlipat ganda, dan semoga Kota Tangerang senantiasa dijauhkan dari segala mara bahaya dan musibah,” katanya.

BANDARA
Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Senin, 12 Oktober 2026 | 15:12

Menyikapi perkembangan situasi di Riyadh, Arab Saudi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Tangerang memastikan operasional penerbangan langsung menuju Jeddah dan Madinah hingga saat ini tetap berjalan normal dan lancar.

TANGSEL
Tangsel Tuan Rumah Porprov Banten, Venue Pertandingan Malah di Daerah Lain

Tangsel Tuan Rumah Porprov Banten, Venue Pertandingan Malah di Daerah Lain

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:09

Status Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten pada November 2026 menuai tanda tanya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill