Connect With Us

Jalan Terputus, Belasan Siswa TK di Petir Sekolah Digendong

| Rabu, 16 November 2011 | 17:22

Jalan terputus karena pengembang. (tangerangnews / dira)

TANGERANG-Belasan siswa TK Adinda, Kampung Pulo Nyi Bontit, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang terpaksa harus digendong oleh sejumlah warga ke sekolahnya, lantaran akses jalannya diputus oleh Pengembang Green Lake City.

Kondisi ini hanya satu dari puluhan keluhan lain yang mendera warga Kampung Nyi Bentit akibat penggalian akses jalan warga sedalam 4 meter dan selebar 6 meter oleh pengembang. "Belasan siswa kami ada yang sampai tidak bisa sekolah karena terlalu jauh memutar jalan, kalaupun yang bisa datang ke sekolah mereka dibantu warga dengan digendong," kata Wiwi, guru TK Ananda.

Bukan hanya siswa TK, sedikitnya 29 siswa SD, dan belasan siswa SMA di kampung tersebut juga terpaksa memutar jalan. Bahkan, mereka yang sebelumnya bisa menggunakan kendaraannya terpaksa jalan kaki karena kendaraan mereka tak bisa lewat akibat akses jalan diputus pengembang. "Banyak siswa di kampung setempat yang juga tidak bisa sekolah," tambah Ghofur, Ketua RT 07/10 kampung tersebut.

Aktifitas warga juga juga banyak terhambat. Diantaranya, rencana resepsi pernikahan yang akan digelar pada Sabtu (19/11) mendatang oleh Khoirudin dan Yosi akan berantakan.
Karena, dapat dipastikan rombongan besan tidak bisa berangkat karena tidak ada akses jalan. "Bagaimana mau bawa rombongan. Kampungnya saja terisolir. Jalannya saja putus," tandas Hamna ,60, ibu calon mempelai. Dia berharap ada solusi tepat dari pemerintah. (SNS/DRA)

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill