Connect With Us

Dinkes Kota Tangerang Sediakan Obat Tomcat di Puksesmas

| Minggu, 25 Maret 2012 | 18:59

Tomcat. (tangerangnews / rangga)


TANGERANG
-Dinas Kesehatan Kota Tangerang mengaku telah menyediakan obat salep di tiap Puskesmas untuk mengobati gejala yang timbul akibat serangan serangga Tomcat. Sebelumnya, serangga Tomcat telah menyerang seorang anak di Sumur Pancing, RT 02/ 06, Kelurahan margasari Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Dude M L. Mawe, 4, hingga mengalami luka bernana pada kepala dan gatal pada punggungnya, pada Sabtu (24/3).

"Tidak ada obat yang spesifik untuk serangan Tomcat, cukup obat biasa seperti salep kulit. Tiap puskesmas di Kota Tangerang sudah disediakan warga bisa mendapatkannya dengan gratis," kata Sekertaris Dinkes Kota Tangerang Wibisono, Minggu (25/3).

Terkait salah satu korban serangan Tomcat di Sumur Pacing, Wibisono mengaku belum mendapat laporan. Meski demikian, pihaknya meminta agar masyarakat tidak panik. "Belum ada laporan, tapi warga jangan takut dulu, serangan Tomcat tidak mematikan meskipun sakit," ujarnya.

Ia menghimbau, warga melakukan pembersihan dan penyemprotan di lingkungan yang terkena serangan Tomcat. "Untuk mengusir serangganya harus disemprot," tambah Wibisono.


Seperti diketahui Sabtu (24/3) kemarin, bocah berumur 4 tahun, Dude M. L. Mawe, warga Sumur Pancing, RT 02/ 06, Kelurahan Margasari, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang diduga terkena serangan tomcat saat hendak bermain hingga mengakibatkan luka pada kepala bernanah dan terasa gatal pada punggungnya yang memerah.(RAZ)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Rabu, 23 September 2026 | 19:21

Daratan baru seluas sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan. Kemunculan daratan tersebut berasal dari material vulkanik yang terakumulasi selama aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

Senin, 21 September 2026 | 17:09

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill