Connect With Us

PDIP & LSI Klaim Arief Unggul di Kota Tangerang

| Selasa, 2 April 2013 | 19:33

Arief ambil formulir di PDIP. (tangerangnews / dira)

TANGERANG-DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang dan Lingkaran Survei Indonesia melalui anak perusahaannya Lingkaran Survei Kebijakan Publik merilis hasil surveinya yang dilakukan pada 4-10 Maret 2013.
 
Dalam survei tersebut, PDIP dan LSI mengklaim Arief R Wismansyah lebih dikenal oleh jumlah responden yang tersebar di 13 kecamatan sebanyak 440 orang.
 
Direktur PT Lingkaran Survei Kebijakan Publik Sunarto Ciptoharjono mengatakan, survei ini dilakukan dengan metode sampling multistage. "Artinya acak, tanpa mengetahui apakah responden ibu rumah tangga atau pegawai negeri sipil," ujarnya, Selasa (2/4).
 
Dalam survei tersebut, elektabilitas Arief menggunguli para pesaingnya yang ingin mencalonkan diri menjadi calon wali kota Tangerang.
 
Arief mendapat suara 44,5 persen, Abdul Syukur 10,9 persen, Dedi Gumelar alias Miing 5,5 persen dan Harry Mulya Zein 3,0 persen. Dibawahnya, ada Ahmad Marju Kodri, Sri Nurhayati, Gatot Suprijanto, Abdurahman dan Suratno Abubakar serta Hilmi Fuad.
 
"Responden mengaku 7,9 persen mereka puas dengan kinerja incumbent. Kemungkinan terpilih kembali besar. Kekuatan Wahidin Halim dan Arief sama," ujarnya.
 
Sedangkan untuk popularitasnya, Arief pun mengalahkan Miing, yakni Arief 76,5 persen, sedangkan Miing 54,9 persen. Menyusul Abdul Syukur 52,7 persen dan Harry Mulya Zein 28,4 persen.
 
"Ini kita hanya memotret, tidak melakukan penambahan atau pengurangan. Ini apa adanya. Ada pun jumlah margin erronya sekitar 4,8 persen," klaimnya.
 
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang Hendry Zein mengatakan, pihaknya hanya akan mengusung kandidat yang mendaftar dan mengembalikan formulir ke PDI Perjuangan. "Pada tanggal 4-26 Februari 2013 lalu, ada yang daftar sebanyak 14 kandidat dari 14 orang yang mengembalikan 9 orang, yang kami serahkan ke DPP 9 orang itu. Setelah mereka melakukan fit and propertest, " terangnya.
 
Adapun nama yang tidak mendaftar senagaja disurvei juga agar PDIP bisa membandingkan. PDIP juga bertanggung jawab atas survei tersebut.
 
"Ini yang meminta dibuka ke publik PDIP, kami sebagai klien menuruti permintaan klien kami.  Kami juga memiliki izin dan legal melakukan survei," ujar Direktur PT Lingkaran Survei Kebijakan Publik Sunarto Ciptoharjono.
 
Sedangkan Hendry Zein mengaku, pihaknya membuka hasil survei selain ingin membandingkan juga ingin adanya proses transparansi terhadap hasil survei. "Sengaja kita buka, tetapi ini bukan survei akhir. Kita tidak berhenti sampai di sini. Masih ada waktu sebulan. Selanjutnya akan survei pasangan calon. Masih ada waktu untuk simulasi lagi," terangnya.
 
Ketika ditanya apakah PDIP dengan hasil survei ini akan mengusung Arief, Hendry Zein mengaku belum memutuskan. "Belum, kan ini masih panjang, besok kita serahkan ke DPP hasil ini. Selain itu, hasil survei kan harus berulang kali dan ada masa habisnya, tetapi survei saat ini akan kita sampaikan ke DPP," terangnya.(DRA)
KAB. TANGERANG
Gerakan Pangan Murah Kabupaten Tangerang Kembali Hadir, Beras 5 Kg Cuma Rp24.500

Gerakan Pangan Murah Kabupaten Tangerang Kembali Hadir, Beras 5 Kg Cuma Rp24.500

Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:21

Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang kembali digelar di halaman Gedung Usaha Daerah (GUD) Tigaraksa, Kamis 15 Oktober 2026.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Bongkar Bangli di Sepanjang Saluran Irigasi Sipon

Pemkot Tangerang Bongkar Bangli di Sepanjang Saluran Irigasi Sipon

Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:07

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menertibkan sejumlah bangunan liar di sepanjang Saluran Irigasi Sipon, Kelurahan Buaran Indah, Kecamatan Tangerang, Kamis 15 Oktober 2026.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill