Connect With Us

3 Program HMZ untuk 5 Tahun Pimpim Kota Tangerang

| Minggu, 7 April 2013 | 14:51

Harry Mulya Zein (HMZ). (tangerangnews / facebook)

TANGERANG-Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Harry Mulya Zaein (HMZ) mengatakan,  bahwa untuk memajukan Kota Tangerang harus melakukan pembinaan terhadap tiga hal, yakni Sumber Daya Manusia, Lingkungan dan Perekonimian.

Hal itu dikatakan HMZ berbicara sebagai calon wali kota Tangerang saat memaparkan Diskusi Pilkada yang digelar Pokja Wartawan Harian Tangerang di STIMIK Raharja, Sabtu (6/4) lalu.
Menurutnya, dengan menjalankan tiga program tersebut, dalam lima tahun kedepan Kota Tangerang akan menjadi lebih baik.
 
 “Selama 10 tahun jadi Sekda, saya sudah memberikan kontribusi kemajuan Kota Tangerang. Pembangunan yang akan dilakukan nanti tidak harus terpaku pada pembangunan infrastruktur saja , tetapi juga konsep pembinaan itu terpenting,” kata HMZ.
 
HMZ menjelaskan, membina manusianya adalah dengan meningkatkan kapasitas pendidikan dan kesehatannya. Lalu bina lingkungan Kota Tangerang yang seluas 17.800 hektare dengan konsisten pada Rancangan Tata Ruang dan Wilayah RT/RW. Sedanghkan yang terakhir adalah membina ekonominya.
 
“Tetapi apa yang diprogramkan kepala daerah harus didukung pemerintahannya, sehingga diharapkan kedepan-nya Kota Tangerang lebih maju. Karena itu moto saya bersatu untuk membangun Kota Tangerang yang Lebih Baik,” katanya.
 
Selain itu HMZ menilai,  masyarakat Kota Tangerang yang heterogen dan multikultural sudah cerdas. Sehingga tidak bisa diiming-imingi dan diintimidasi untuk memberikan suaranya kepada salah satu bakal calon.
“Banyak yang ngomong dan berjanji melalui pilkada langsung, tapi setelah jadi dilupakan. Ini yang membuat masyarakat lebih kritis,” tukasnya.
 
Untuk menjadi kepala daerah, HMZ mengaku mengusung konsep Islam, dimana sang Imam harus ada interaktif dengan Makmum.
“Jadi kemauan dan aspirasi rakyat harus kita dengarkan dan harus dijaga komunikasinya, karena rakyat yang membiayai pejabat dan pegawai pemerintah lewat pajak,” paparnya.(RAZ)
 
 
BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

KOTA TANGERANG
Debu Pekat Ganggu Warga, Pabrik Pemecah Batu di Karawaci Disegel Satpol PP

Debu Pekat Ganggu Warga, Pabrik Pemecah Batu di Karawaci Disegel Satpol PP

Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:52

Perusahan pemecah batu, CV. Jaya Global di Karawaci, Kota Tangerang, disegel aparat Satpol PP lantaran aktivitasnya menyebabkan asap dan debu pekat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill