Connect With Us

Jika Anas Bersaksi Sebelum Pileg, Demokrat Bisa Merosot

Sumber TribunNews | Minggu, 12 Januari 2014 | 13:43

Partai Demokrat (Rangga / TangerangNews)

Penahanan Anas Urbaningrum diprediksi tetap mengganggu elektabilitas Partai Demokrat. Mantan Ketua Demokrat itu akhirnya ditahan KPK pada Jumat (10/1/2014) terkait kasus korupsi.

"Anas sangat berpotensi pengaruhi elektabilitas PD," kata peneliti Pol Track Institute Arya Budi, Minggu (12/1/2014).

Apalagi, kata Arya, jika Anas memutar kesaksian di persidangan sebelum pemilihan legislatif pada Bulan  April. Anas bisa saja menyeret nama-nama lain di Demokrat.

Mengenai keterkaitan penahanan Anas dengan konvensi Demokrat, Arya melihat gelaran penjaringan calon presiden partai berlambang bintang mercy itu memang tidak dianggap publik sebagai sebuah isu penting.

"Karena demokratisasi partai walaupun baik dianngap publik kurang krusial dibanding isu korupsi dann program kesejahteraan dari partai, sehingga konvensi tidak banyak membantu merecovery suara PD," ujarnya.

Diketahui, Anas diduga menerima hadiah saat menjabat anggota DPR tahun 2009 dan menyangkut proses pelaksanaan dan perencanaan pembangunan Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang serta proyek-proyek lainnya.
 
 
TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

HIBURAN
Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10

Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill