Connect With Us

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR. (TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

Penghargaan bergengsi ini diraih berkat keberhasilan program Sinar Mas Land Video Competition (SMLVC) 2025.

Trofi penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Ketua Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas), Haviez Gautama, IAPR, kepada AVP of Public Relations Sinar Mas Land, Quinta Binar Resista, pada Sabtu (17/10/2026) di Sumaryo Grand Ballroom, The Sunan Hotel Solo.

Perhumas PR Excellence Awards merupakan ajang apresiasi tingkat nasional bagi program kehumasan yang dinilai mampu menghadirkan strategi komunikasi inovatif, adaptif, serta memberikan dampak nyata bagi organisasi dan industri Public Relations (PR) di Indonesia.

Vice President Corporate Communication Sinar Mas Land, Atikah Sunarya, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi untuk terus menghadirkan strategi komunikasi yang relevan dengan perkembangan zaman.

“SMLVC mentransformasi komunikasi digital Sinar Mas Land dari promosi satu arah menjadi kampanye partisipatif yang melibatkan publik dalam menciptakan konten organik. Melalui jutaan views dan ribuan konten yang dihasilkan, SMLVC turut memperluas jangkauan komunikasi sekaligus memperkuat brand awareness dan reputasi positif Sinar Mas Land melalui pengalaman serta perspektif autentik masyarakat di ranah digital,” ujarnya dikutip Rabu 21 Oktober 2026.

Program SMLVC mengusung konsep partisipasi publik berbasis user-generated content (UGC) di platform Instagram dan TikTok. Selama enam bulan masa penyelenggaraan, kompetisi ini berhasil menjaring 636 peserta dari berbagai wilayah.

Para peserta diajak mengeksplorasi dan menangkap ragam ekosistem serta fasilitas dari proyek-proyek Sinar Mas Land—mulai dari kawasan residensial, komersial, pusat gaya hidup, hingga ruang terbuka hijau.

Proyek yang diangkat meliputi BSD City, Kota Wisata, Grand Wisata, Rancamaya, Grand City Balikpapan, Nuvasa Bay Batam, DP Mall Semarang, hingga Wisata Bukit Mas Surabaya.

Melalui pendekatan ini, Sinar Mas Land tidak hanya memperluas jangkauan komunikasinya, tetapi juga memberikan wadah bagi para kreator lokal untuk mengasah keterampilan storytelling, memproduksi konten visual kreatif, dan mendapatkan eksposur di kanal digital resmi perusahaan.

Ke depan, Sinar Mas Land berkomitmen menjadikan SMLVC sebagai agenda tahunan dan terus mengeksplorasi pendekatan komunikasi berbasis teknologi, termasuk integrasi Artificial Intelligence (AI) dan penyesuaian terhadap tren perilaku digital masyarakat.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BISNIS
Local Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Bisnis Media di Era Digital

Local Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Bisnis Media di Era Digital

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:31

International Media Support (IMS) dari Denmark bersama Suara.com menggelar Local Media Summit (LMS) 2026 di Manhattan Hotel Jakarta, 22-23 Oktober 2026.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill